Tim Keluarga Jaya Marta Beralih ke Helmi-Linda

BENGKULU, BE- Setelah Jaya Marta tidak jadi maju ke Pilwakot 2012, Tim keluarga Jaya Marta memastikan diri mengalihkan dukungan pasangan Helmi Hasan-Patriana Sosialinda. Tim ini sebenarnya memiliki hubungan keluarga dengan Jaya Marta, sehingga saat proses pencalonan Jaya Marta telah membentuk jaringan hingga tingkat kecamatan. Ini dibenarkan Ketua Tim Keluarga Jaya Marta, H Mizwar Hamidi, kemarin (14/6). “Jaya Marta memang punya hubungan keluarga. Maka kami membentuk Tim keluarga untuk memenangkan beliau (Jaya Marta). Tim ini dibentuk sejak November 2011,” ujarnya. Ia mengatakan, tim keluarga ini tadinya bertindak sebagai tim formatur yang kemudian melahirkan tim keluarga hingga tingkat kecamatan dan juga melahirkan tim pemenangan lainnya. “Tapi rupaya Allah berkehendak lain. Jaya Marta tidak jadi maju, itu menurut saya keberhasilan yang tertunda, karena beliau masih muda,” katanya. Menurutnya setelah Jaya Marta tidak maju, akhirnya ia mengambil langkah lain. “Saya memiliki hubungan keluarga dengan Helmi Hasan (calon walikota). Dalam keluarga saya, beliau disebut menantu. Karena, istrinya (Istri Helmi) adalah anak Pak Bahrullah Abas, yang tinggal di antara Seluma dan Bengkulu Selatan (BS), tetapi kegiatannya banyak di BS,” ujar H Mizwar.

H Mizwar menegaskan secara pribadi, dan keluarga memberikan dukungan kepada Helmi-Linda. Sebab itu, ia juga mengimbau dan mengajak kepada tim keluarga dan pemenangan Jaya Marta yang sudah dibentuknya, agar ikut mengalihkan dukungan kepada Helmi-Linda. “Helmi adalah keluarga dari Bengkulu Selatan (BS), karena istri dan mertuanya (Bahrullah Abas) dari BS juga,” katanya.

Menurutnya, dia sudah mengenal Helmi Hasan sejak masih menjadi mahasiswa, karena berteman dengan anaknya. Ia sangat mengagumi sosok Helmi, yang usianya sangat muda tetapi memiliki kemampuan politik dan jiwa pemimpin yang mumpuni. “Dia masih mudah dan menjadi pemimpin partai besar pula. Sehingga tidak diragukan lagi dalam memimpin Kota Bengkulu,” ujarnya. Bahkan dengan banyaknya dukungan dari parpol-parpol besar, seperti Golkar, Gerindra, Demokrat ditambah PNBKI, membuktikan Helmi sosok yang diperhitungkan, tidak hanya di Bengkulu tetapi juga ditingkat nasional. “Saya yakin, para pengurus partai besar di Jakarta, memberikan dukungan kepada Helmi, bukan tanpa alasan,” paparnya. Mengenai program yang diangkat Helmi-Linda, diungkapkannya program tersebut sangat menyentuh kebutuhan masyarakat. Program tersebut diyakini bisa diwujudkan oleh Helmi-Linda, karena jaringannya yang sangat luas di Jakarta. “Ia didukung dengan banyak Menteri, sehingga program-programnya bukan barang mustahil untuk dilaksanakan,” katanya. Menurutnya program dengan menciptakan 50.000 lapangan pekerja baru di Kota Bengkulu, menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan. Selama ini, masyarakat sangat sulit mendapatkan akses permodalan. Sehingga tidak bisa mewujudkan impiannya memiliki hidup yang layak. “Dengan program Helmi-Linda, kedepan masyarakat pengangguran atau yang memiliki pekerjaan tapi masih serabutan, bisa mendapatkan bantuan permodalan dan pelatihan usaha,” katanya.

Dikatakan Mizwar, meski selama ini digembar-gemborkan kesehatan gratis di Kota Bengkulu, tetapi faktanya Kota Bengkulu hingga saat ini belum memiliki rumah sakit sediri. Padahal, kabupaten lain yang baru dimekarkan, sudah memimiliki rumah sakit. “Masih banyak orang yang sakit berat, dan kritis membutuhkan biaya berobat, dibiarkan saja hingga akhirnya meninggal dunia. Ini sangat miris, memang ada pelayanan gartis di Puskesmas, tetapi hanya untuk sakit ringan saja,” ujarnya. Menurutnya, tidak ada artinya sakit ringan seperti batuk, sakit kepala, dan lainnya yang hanya dilayani dengan gratis di Puskesmas. Sedangkan warga sakit kritis seperti tumor, strok, dan sakit parah lainnya, tidak mampu berobat karena keterbatasan dana dibiarkan saja. “Kedepan, diharapkan Helmi-Linda mau mewujudkan ini. Memberikan layanan kesehatan gartis, tapi benar-benar gratis. Bukan gratis, tapi bayar, sehingga slogannya saja gratis,” ujarnya. “Kedepan kita berharap Helmi-Linda juga membuat rumah sakit khusus Kota Bengkulu,” katanya. Menurutnya, dengan jaringanya dipusat, Helmi Hasan dinilai mampu membangun Kota Bengkulu. Meski otonomi daerah, pembangunan tidak terlepas dari bantuan pemerintah pusat. Tanpa punya hubungan ke pusat sangat sulit mendapatkan bantuan. “Helmi, yang merupakan adik Menteri Kehutanan, dan besan Amin Rais yang juga merupakan keluarga besar Hatta Rajasa itu, akan mudah mendapatkan bantuan dari pusat. Terlebih, dicalonkan partai-partai besar, saya yakin juga mendukung Helmi-Linda untuk membangun Kota Bengkulu,” katanya.(100/bis)