Tim Gabungan di Rejang Lebong Tertibkan Gepeng

Ist/BE
Tim gabungan saat melakukan pembinaan terhadap empat orang anak punk yang terjaring razia Gepeng dan manusia silver yang dilakukan Sat Binmas Polres Rejang Lebong dan Satpol PP Kabupaten Rejang Lebong, Senin (7/6)

CURUP,bengkuluekspress.com– Menyikapi keluhan masyarakat terkait dengan banyak gelandangan dan pengemis (Gepeng) serta manusia silver di beberapa titik di Kota Curup. Senin (7/6) sore tim gabungan dari Polres Rejang Lebong dan Satpol PP Kabupaten Rejang Lebong melakukan penertiban.
“Dalam penertiban ini kita dari Polres Rejang Lebong dipimpin oleh Kasat Binmas AKP Suandi bersama lima personel lainnya serta dididampingi oleh tujuh orang dari Satpol PP Kabupaten Rejang Lebong,” terang Kapolres Rejang Lebong, AKBP Puji Prayitno SIK MH.

Kawasan yang menjadi sasaran kegiatan penertiban Gepeng dan manusia silver tersebut antara lain lampu merah bundaran Curup. Kemudian lampu merah pasar tengah dan kawasan pasar kuliner yang ada di lapangan Setia Negara Curup. Dari penertiban yang dilakukan tersebut, menurut Kapolres pihaknya tidak berhasil mengamankan satu orang pun sasaran baik Gepeng maupun manusia silver. Karena menurut Kapolres saat petugas datang para Gepeng dan manusia silver langsung langsung lari meninggal lokasi tempat mereka biasa meminta-minta.
“Sasaran kegiatan tidak ada yang kita dapat, karena saat melihat petugas datang para Gepeng dan manusia silver ini langsung lari,” tambah Kapolres.

Namun menurut Kapolres, meskipun petugas tidak berhasil mengamankan Gepeng dan manusia silver. Pada kegiatan tersebut petugas juga berhasil mengamankan empat orang anak punk yang tengah mengamen di lampu merah pasar tengah. Kemudian oleh petugas empat orang anak punk tersebut dilakukan pendataan dan pembinaan agar pulang ke rumah dan tidak mengamen lagi di jalan raya khususnya daerah yang ramai lalu lintas.
“Empat anak punk yang ditemukan tengah mengamen tersebut oleh petugas dilakukan pendataan dan pembinaan agar tidak mengamen di jalanan khususnya dikawasan ramai lalu lintas karena berbahaya baik bagi mereka maupun pengendara,” demikian Kapolres.(251)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*