Tiga Sektor yang Perlu Dikembangkan di Bengkulu

Bengkulu
JOS/Bengkulu Ekspress. Diskusi terbatas Ketua DPD RI Bersama Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Bengkulu dalam rangka menunjang pembangunan ekonomi daerah di Kantor Perwakilan BI Bengkulu, Kamis (29/12).

Endang: Paling Cepat Sektor Peternakan
BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu, Endang Kurnia Saputra, menyampaikan ada tiga sektor pertumbuhan ekonomi baru yang harus segera untuk dikembangkan di Provinsi Bengkulu.

“Ketiga sektor yang dimaksud yakni, sektor maritim, sektor pariwisata, dan sektor peternakan,” kata Endang, ditemui usai menggelar diskusi terbatas Ketua DPD RI Bersama Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Bengkulu dalam rangka menunjang pembangunan ekonomi daerah di Kantor Perwakilan BI Bengkulu, Kamis (29/12).

Dari ketiga sektor yang dimaksud, sektor yang paling cepat untuk bisa dikembangkan di Provinsi Bengkulu adalah sektor peternakan. “Sektor ini (peternakan) bisa langsung dikembangkan dalam kurun waktu 1 atau 2 tahun ini,” kata Endang.

Menurutnya, potensi peternakan yang dimiliki oleh Provinsi Bengkulu, sama dengan yang ada di Jawa, bahkan bisa lebih unggul dari Jawa terutama di bidang pakan ternak.

“Pakannya besar, lahan yang tersedia juga sudah ada, dan dukungan dari Pemerintah Provinsi juga sudah sedemikian solid, bahkan Pak Gubernur juga sudah memiliki perencanaan aksi yang sudah sangat baik. Kemudian jarak antara Bengkulu dengan Jakarta jauh lebih dekat jika dibandingkan dengan Nusa Tenggara ke Jakarta,” jelas Endang.

Sebagai bentuk dukungan dari BI Bengkulu saat ini BI sudah melakukan pembinaan terhadap beberapa cluster pembuatan kandang komunal peternakan dan cluster-cluster lainnya.

“BI tidak memiliki dana yang masif, jadi BI hanya bisa melakukan pembinaan dengan melakukan cluster,” ujar Endang

Kedepan cluster binaan BI ini akan menjadi cluster percontohan. BI Perwakilan Bengkulu berharap jika nanti masuk perusahaan besar di Bengkulu cluster bisa menjadi plasma.

Endang juga menyatakan, Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu juga berkomitmen untuk terus membantu khususnya stackholder yang ada di Provinsi untuk terus meningkatkan peran swasta di Bengkulu. Bahkan BI siap untuk menjadi pusat penghubung investasi di Provinsi Bengkulu, yakni dengan menghubungkan dan memberikan informasi terkait Bengkulu kepada para calon investor.

“Bahkan BI juga siap untuk memfasilitasi para investor dengan Pemda Provinsi Bengkulu,” jelas Endang Kurnia Saputra.

Sementara Ketua DPD RI, H M Soleh SE, dalam sambutannya menyampaikan, jika Bengkulu ingin cepat maju dan berkembang, selain ketiga sektor di atas harus segera dikembangkan, juga harus dibenahi adalah sikap mental masyarakat. “Mari kita bersama-sama saling bahu-membahu untuk membangun Bengkulu menjadi lebih baik lagi kedepannya. Karena untuk membangun Bengkulu tidak hanya cukup dengan kerja keras, tapi ekstra keras,” demikian ujar M Soleh.(Cik7)