Tiga Pejabat Dicopot

PNS_2CURUP, Bengkulu Ekspress – Dengan alasan tidak sesuai dengan bidang ilmu yang dimiliki, Bupati Rejang Lebong DR (HC) H A Hijazi SH MSi, kemarin mencopot 3 pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Rejang Lebong. Ketiga pejabat yang dicopot tersebut adalah, Camat Bermani Ulu, Sayutu. Sekretaris Badan Kependudukan Keluarga Berencana Daerah (BPBD) Rejang Lebong, Sabirin Absah dan Lurah Padang Ulak Tanding, Cik Hasan.

Ketiganya dicopot karena ketiganya memiliki bidang ilmu kependidikan yaitu seorang guru. Sehingga ketiganya akan dikembalikan menjadi guru kembali. “Ini sesuai dengan komitmen kita, bahwa guru harus kembali ke guru, sehingga yang basic ilmunya guru, namun menjabat selain guru, maka kita kembalikan,” tegas bupati.

Lebih lanjut bupati menegaskan, bahwa terkait dengan dikembalikannya tiga pejabat ini ke basic ilmunya, bukan karena ada hal lain. Tapi untuk profesional kerja dan komitmen yang sering ia sampaikan.

Sedangkan untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan ketiganya, menurut bupati saat ini jabatan Camat Bermani Ulu untuk sementara dijabat oleh pejabat sementara yaitu sekretaris kecamatan. Kemudian untuk sekretaris BPBD dibiarkan kosong terlebih dahulu dan untuk Lurah PUT akan dijabat oleh sekretaris lurah.

Lebih jauh bupati menjelaskan, dikembalikannya pejabat sesuai dengan basic ilmu ini akan dilakukan secara bertahap kedepannya. Hanya saja ia masih menunggu evaluasi yang saat ini tengah dilakukan oleh pihak Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Rejang Lebong.

“Dikembalikannya jabatan sesuai ilmunya ini akan kita lakukan secara bertahap, kemarin sempat tertunda karena pelajar kita tengah ujian, dan saat ini sedang dilakukan evaluasi oleh BKD siapa saja yang akan dikembalikan selanjutnya,” jelas bupati.

Sementara itu, untuk penempatan nanti. Menurut bupati akan dilihat dari kebutuhan sendiri terutama guru. Untuk guru sendiri menurut bupati saat ini kebutuhan yang mendesak di wilayah

Lembak. Oleh karena itu tidak menutup kemungkinan nanti akan ditugaskan ke Lembak.

“Untuk kebutuhan kita akan lihat kebutuhan terlebih dahulu, namun yang saat ini mendesak untuk wilayah Lembak,” tambah bupati.

Di sisi lain, bupati juga mengakui selain menempatkan pejabat sesuai ilmu yang dimiliki, saat ini Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong mulai menarik kembali honorer yang dirumahkan beberapa waktu lalu. Honorer yang mulai dipekerjakan tersebut seperti di RSUD Curup dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Karena menurut bupati dua instansi tersebut memang membutuhkan tenaga untuk pelayanan seperti di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang melakukan penagihan retribusi rumah makan setiap harinya.

“Mereka yang kita tarik adalah mereka yang kita rumahkan beberapa waktu lalu,” tutup bupati. (251)