Tiga Pasien Covid-19 Kepahiang Dipulangkan

Ist/BE
Petugas medis menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap saat mengantarkan pasien covid-19 pulang kerumahnya di Desa Tebat Monok.

Kepahiang, Bengkuluekspress.com – Setelah mendapatkan perawatan medis kurang lebih dua pekan di RSUD Kepahiang, tiga pasien covid-19 asal Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang dipulangkan ke rumahnya. Pasien yang merupakan satu keluarga ini diminta melakukan karantina mandiri dengan tidak melakukan aktivitas keluar rumah, sampai hasil uji Swab keluar.

Sebelumhya, Selasa (21/4) hasil Swab Laboratorium Palembang, warga Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang, dinyatakan Positif Covid-19. Adapun pasien yang positif Covid-19 tersebut yakni NE (48), dan istirnya Ti (46) serta anaknya Fa (8). Ketiganya kemudian dilarikan tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kepahiang ke RSUD Kepahiang untuk menjalani isolasi khusus sesuai protap penanganan pasien korona.

“Setelah dilakukan pemeriksaan ronsen, tidak ada kendala di paru-paruhya dan organ lainnya, maka pasien kita perbolehkan pulang, tapi untuk karantina di rumah sampai hasil swab keluar untuk memastikan ketiganya benar-benar sudah sembuh dari covid,” tegas Jubir Gugus Tugas Covid Kabupaten Kepahiang, Tajri Fauzi SKM MSi.

Ketiga pasien diantar pulang oleh petugas medis menggunakan APD lengkap Kamis,(30/4) untuk memastikan apakah satu keluarga (tiga orang) pasien tersebut benar-benar sehat dan pulih dari Covid-19, masih menunggu hasil uji swab. Kendati sudah tidak ada gejala sama sekali lanjut Tajri, menjelang hasil swab keluar mereka tetap diminta konsisten mengkarantinakan diri di rumah. Dan tidak melakukan aktivitas apa pun di luar rumah. Sebab, yang bisa memastikan apakah mereka benar-benar sembuh total dari Covid-19 adalah hasil swab.

“Sampel swab sudah dimabil, dan sudah kita kirim ke Bengkulu untuk diuji. Sekarang kita masih menunggu hasil uji swab tersebut. Mudah-mudahan hasil uji swab ketiganya nanti negatif,” harapnya.

Selain dari itu, ia juga berharap warga Desa Tebat Monok, khususnya warga sekitar rumah pasien ini tidak mempermasalahkan terkait dengan pemulangan pasien tersebut. Pihaknya memastikan masing-masing pasien ini tidak akan keluar rumah. “Kita tetap melakukan pemantauan menjelang hasil uji swab keluar. Kita harap warga setempat tidak mempermasalah pemulangan pasien ini. Meraka sudah tidak ada gejala, hasil pemeriksaan kondisi mereka sudah membaik,” tutup Tajri.(320)