Tiga Kali Gagal, Rehab Mess Pemda Tak Akan Dilelang

Bangunan Mess Pemnda Provinsi Bengkulu

Bengkulu, Bengkuluekspress.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu berencana merenovasi sendiri bangunan Mess Pemda yang berada di kawasan Tapak Paderi, Kota Bengkulu. Hal itu sebelumnya ditegaskan Gubermur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA yang mengambil mengambil langkah lain untuk merehab Mess Pemda melalui APBD Provinsi Tahun 2020. Opsi tersebut diambil lantaran mekanisme lelang tetap tidak ditemukan perusahaan yang memenuhi syarat untuk mengelola aset milik Pemprov tersebut.

“Ini sudah ketiga kalinya lelang kita lakukan, tapi tetap tidak mendapatkan ivestor yang siap. Sudah tiga kali kita berikan kesempatan, tapi ternyata ketiga kalipun tetap gaga|.Jadi perlu alternatif lain agar Mess Pemda ini bisa segera dikelola,” ujar Rohidin.

Pemprov Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, lanjut Rohidin, akan membuat perencanaan untuk merehab bangunan Mess Pemda ini. Setelah perencanaan selesai, mulai dari rincian biaya, apa saja yang perlu diperbaiki, dan bangunan baru yang akan ditambah dalam penataan Mess Pemda nantinya. Ketika semua tuntas, maka usulan rehab Mess Pemda ini akan disampaikan kepada DPRD Provinsi untuk dibahas bersama.

“Tidak akan dilelang lagi. Pengelolaan Mess Pemda perlu gerak cepat karena dengan kondisinya saat ini tidak enak dipandang. Melalui DPRD kita yang akan menyelesaikannya, kita bangun seperti kita merehab Balai Buntar dan Masjid Raya Baitul Izah,” ujar Rohidin.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Ir. Mulyani ketika diwawancarai Bengkuluekspress.com mengatakan, untuk rehab mess pemda sudah diusulkan tahun 2020. ” Untuk anggarannya belum tahu, tapi sudah diusulkan di 2020. Saya lupa anggaranannya, kalo tidak salah belasan miliar,” ucap wanita yang akrab di sapa Ning itu. (HBN)