Tiga Cakep di Bengkulu Ikuti Penguatan Kepsek Virtual

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Bengkulu Zainal Azmi MTPd.

BENGKULU, BE – Tiga kepala sekolah di Kota Bengkulu, mengikuti penguatan calon kepala sekolah (Cakep) secara virtual. Mereka itu yang belum memiliki Nomor Registrasi Kepala Sekolah (NRKS). Program ini diselenggarakan Kemdikbud kerja sama LP2KS Solo.

“Karena masih dalam kondisi pandemi covid-19, penguatan ke-3 peserta cakep dilakukan secara virtual,” ungkap Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Bengkulu Zainal Azmi MTPd.

Dijelaskan Zainal Azmi, pemberlakukan NRKS bagi kepala sekolah wajib dan pemberlakuannya dijadwalkan pada 2020, dikarenakan pandemi covid-19 sehingga ditunda. Dari informasi saat rapat koordinasi di Solo belum lama ini, penerapan NRKS diperkirakan dimulai pada 2022. Untuk itu, Kepala sekolah yang diangkat sebelum April 2018, untuk dikuatkan tujuannya untuk memenuhi hak dan kewajibanya mempunyai NRKS sehingga berhak mengelola Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Tahun ini pemerintah masih memberikan toleransi pada mereka yang belum memiliki NRKS, karena pandemi covid-19. Sekaligus melakukan penguatan cakep berakhir tahun ini,” imbuhnya.

Demi menuntaskan pelaksanaan cakep, pada 2021 Kemdikbud berencana membuka kesempatan cakep yang masih berstatus penjabat pelaksana yang diangkat pemerintah daerah. Dengan menggunakan sumber anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) dengan kerja sama LP2KS.

“Tahun ini kita sudah mengajukan anggaran untuk pelaksanaan penguatan cakep, tetapi tidak direalisasikan oleh pemkot. Padahal kepala sekolah di kota Bengkulu untuk tingkat SD dan SMP banyak dijabat pelaksana tugas,” tandasnya. (247)