Tidak Berdayakan Masyarakat, Indomaret Dilarang Beroperasi

TAIS, bengkuluekspress.com – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindakop dan UKM) Seluma dalam memberikan izin beroperasi kepada retail-retail modern, seperti Indomaret harus melihat dampak sosial ekonomi yang terjadi.

“Dampak sosial ekonomi terhadap sekitar itu harus benar diperhatikan, jangan sampai kehadiran Indomaret ini akan berdampak buruk bagi usaha masyarakat sekitar,” kata Kepala Dinas Perindagkop Seluma, H Mulyadi Joyo Martono SSos MM, kepada wartawan.

Mulyadi berharap, dengan kehadiran Indomaret dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat. Bukan seperti saat ini yang justru memperkerjakan warga luar Seluma. Selain itu, sejumlah hasil dari Seluma tidak bisa masuk ke gerai Indomaret.

“Kita berharap Indomaret ini bisa memperkerjakan masyarakat setempat, serta yang terpenting Indomaret ini dapat mengakomodir hasil UMKM dan UKM masyarakat sekitar,” harap Mulyadi.

Mulyadi menambahkan, untuk gerai Indomaret yang telah ditutup seperti yang ada di Kelurahan Sembayat, pihaknya belum akan memberikan izin buka, jika belum mengakomodir permintaan masyarakat sekitar. Termasuk, gerai Indomaret yang ada di Sengkuang dan Cengri.

“Kita minta hadirkan hasil UMKM dan UKM masyarakat Seluma ini, jangan cuma janji saja. Surat pernyataan mereka ini ada, siap mengakomodir, tapi mana buktinya sampai saat ini belum ada,” tegas Mulyadi.

Sementara itu, menurutnya terkait gerai Indomaret yang masih dalam tahap pembangunan, akan kembali dilakukan pengkajian terkait izinnya. Bahkan dari enam gerai yang ada hanya beberapa titik saja yang mengantongi izin lengkap. Itupun tetap tidak ada UMKM dan UKM.

“Sengkuang dan yang lainya akan kita adakan rapat dulu, nanti tergantung bupati, ada izin penambahan atau tidak,” pungkasnya. (333)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*