Tewas Laka Lantas Dapat Asuransi

BUNGA MAS, BE – Almarhum Sawardin (50) warga Desa Tumbuk Tebing, Bunga Mas yang merupakan korban kecelakaan lalu lintas Senin (19/12) sekitar pukul 11.30 WIB di jalan Raya depan rumahnya, kemarin keluarganya menerima asuransi. Besaran asuransi yang diterima keluarganya sebesar Rp 25 juta.

“Karena korban meninggal, korban mendapat asuransi sebesar Rp 25 juta,” kata Kapolres BS, AKBP Ordiva SIK melalui Kasat Lantas, AKP Andrianto SH didampingi Kanit Laka, Ipda Agus Antoni.

Menurut Agus, korban mendapat asuransi jasaraharja sebagai korban kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Asuransi tersebut diserahkan pada istri korban, Sinaptia (50).

“Sebagai ahli waris korban, maka istrinya yang akan menerima asuransi,” ujarnya.

Ditambahkan Agus, dari keterangan Edison (34) warga Desa Lawang Agung, Kedurang selaku pengendara sepeda motor jenis Honda Supra Fit X BD 4931 EF yang menabrak sepeda motor korban Viar BD 6986 BM, saat itu, keduanya beriringan dari arah kota Manna menuju Desa Tumbuk Tebing.

Hanya saja, korban pas tiba denga rumahnya, langsung membelokan sepeda motornya ke arah rumahnya di sebelah kanan jalan. Adapun Edison tidak memperhatikan arah sepeda motor korban.

Sehingga sepeda motor Edison menyenggol sepeda motor korban. Akibatnya, kedua pengendara sama-sama terpental ke aspal. Hanya saja karena saat itu korban tidak memakai helm, sehingga kepalanya diduga terbentur ke aspal.

“Kalau melihat kerusakan sepeda motor dan luka yang dialami korban, sepertinya laju kedua sepeda motor tidak cepat, namun karena korban tidak pakai helm, mungkin saja kepalanya terbentur,” imbuh Agus.

Selain itu, sambung Agus, korban yang usianya sudah kepala 5 diduga mengidap penyakit cepat terkejut. Sehingga ketiga sepeda motornya ditabrak dari belakang, dirinya langsung terkejut dan tidak mampu lagi mengendalikan sepeda motornya. “Informasi yang kami terima, korban juga cepat kaget dan terkejut, sehingga saat motornya tersenggol, langsung kaget dan terjatuh,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tumbuk Tebing, Pandri, kepada BE membenarkan, kemarin anggota Satlantas Polres BS mendatangi rumah korban. Dirinya langsung mendampingi istri korban dalam pengurusan asuransi kematian akibat kecelakaan lalu lintas.

Dirinya juga membenarkan jika korban selama ini sering sakit-sakitan. Disamping itu juga korban tidak memakai helm saat berkendaraan. Sehingga saat terjatuh, diduga kepalanya terbentur ke aspal. “Memang kalau dilihat dari luar hanya keningnya yang terluka, namun sepertinya kepalanya mengalami benturan, almarhum juga selama ini sering sakit-sakitan, mungkin saja saat sepeda motornya ditabrak langsung terkejut dan motornya terjatuh,” ujar Pandri. (369)