Tes CPNS Dirancang di Unib

Foto : IST

BENTENG, bengkuluekspress.com – Pelaksanan tes seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemda Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) masih belum final. Direncanakan pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) akan dilaksanakan di Universitas Bengkulu (Unib).

“Seluruh BKPSDM se-Proovinsi Bengkulu telah menggelar rapat beberapa waktu lalu. Kemungkinan tes SKD dan SKB akan dilaksanakan di Unib,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Benteng, Apileslipi SKom MSi, kemarin (8/12).

Berbeda dengan pelaksanaan ujian di UPT Badan Kepegawaian Nasional (BKN) yang ada di Kota Bengkulu, Apileslipi menegaskan bahwa pelaksaan ujian di Unib akan membutuhkan biaya. Dari hasil koordinasi dengan universitas, biaya sewa penggunaan perangkat komputer selama ujian berlangsung ditetapkan sebesar Rp 50 ribu per peserta. “Biaya pelaksanaan ujian semua ditanggung oleh negara. Khusus pelamar CPNS Benteng, biaya akan ditanggung Pemda Benteng,” tegasnya.

Sesuai dengan jadwal yang ditentukan Kemen PAN dan RB, SKD dan SKB nantinya akan dilaksanakan tahun 2020. Sebab itulah, anggaran pelaksanaan tes akan disiapkan dalam APBD Kabupaten Benteng tahun depan. “Pemda Benteng telah menyiapkan Rp 350 juta untuk pelaksanaan tes SKD dan SKB dari APBD tahun 2020,” jelas Apileslipi.

Sejauh ini pihaknya sedang dalam tahapan pemeriksaan kelengkapan berkas fisik dan online seluruh pelamar CPNS. Ditargetkan pada Senin (9/12), pemeriksaan berkas akan diselesaikan dan bisa diakses secara umum pada keesokan harinya. “Pada tanggal 12 Desember, kami targetkan sudah ditetapkan peserta yang memenuhi syarat (MS) dan tidak memenuhi syarat (TMS). Setelah itu, kami berikan waktu 3 hari bagi peserta yang TMS untuk mengajukan sanggahan,” demikian Apileslipi.

Untuk diketahui, pendaftaran CPNS di Kabupaten Bengkulu sebanyak 6.673 orang pelamar, namun 6.535 orang yang mengirimkan berkas persyaratan secara online (submit). “Dari 6.673 orang pelamar yang telah mengisi formulir, hanya 6.535 yang submit,” kata Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Benteng, M Ario Nurvansyah SH.

Meski begitu, kata dia, pihaknya belum bisa merilis secara resmi terkait jumlah peserta yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) ataupun tidak memenuhi syarat (TMS). “Pengumuman peserta TMS ataupun MS masih menunggu petunjuk pusat,” tegasnya.

Sejauh ini, Panitia Seleksi CPNS di Kabupaten Benteng fokus memeriksa kelengkapan berkas fisik yang telah disampaikan oleh peserta. Dari hasil pemeriksaan itu, nantinya panitia akan menetapkan peserta yang benar-benar TMS atau MS dan berhak mendapat nomor peserta ujian seleksi kompetensi dasar (SKD).(135)