Tes CPNS di Unib, Pemprov Dibebankan Biaya Rp 50 Ribu/Peserta

Peserta CPNS Pemprov Bengkulu Belum Bisa Cetak Nomor Tes

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Hingga Senin (6/1), peserta tes CPNS di Pemerintah Provinsi Bengkulu masih banyak mempertanyakan perihal pencetakan nomor peserta. Hal lantaran hingga tadi malam menu cetak kartu peserta belum tampil di akun SSCN.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu melalui Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKD Provinsi Bengkulu, Rufran, S.Sos,  mengatakan, hasil koordinasi terakhir memang belum bisa mencetak nomor kartu ujian. Namun Pemprov masih menunggu kepastikan dari Badan Kepegawaian Negara.

“Informasi terakhir cetak kartu peserta serentak, karena masih ada daerah yang masih proses sanggah, makanya cetak belum bisa dilakukan,” kata Rufran kepada Bengkuluekspress.com, Senin (6/1).

Rufran mengajak untuk peserta, sama-sama memantau, termasuk yang untuk peserta mencetak nomor ujian nantinya. Untuk peserta yang telah melakukan pencetakan kartu peserta ujian di tahun 2019 tidak berlaku karena harus cetakan di tahun 2020. Sementara untuk ujian sendiri, lanjut Rufran, diperkirakan pada awal Februari.

“Diperkirakan ujiannya awal Februari, sudah dipastikan, lokasi ujiannya di Universitas Bengkulu (Unib),” ungkapnya.

Disisi kelengkapan alat penunjang ujian CAT, Rufran menilai sejauh ini sudah siap. Jumlah komputer yang ada di LPTIK UNIB itu yang siap 350 unit. Tetapi seandinya untuk peserta CPNS Kabupatten, UNIB masih ada persediaan Komputer di masing masing-masing gedung fakultas sebagai penunjang.

“Masih ada lagi di setiap Fakultas, jadi ada sekitar 800-an unit yant akan disiapkan,” ujarnya.

Karena sambung Rufran, pemerintah kabupaten di Provinsi Bengkulu yang mengadakan seleksi penerimaan CPNS, hanya Pemkab Mukomuko yang melakukan ujian tes mandiri di daerahnya tepatnya di SMP 13 Mukomuko. Sedangkan Pemkab lainnya masih menginduk di UPTD BKN Bengkulu.

Ditambahkan Rufran, Pemprov dan Pemkab yang melakukan ujian tes CPNS di UNIB nantinya akan dibebankan biaya Rp 50 ribu per peserta ujian. Hal itu lantaran untuk biaya bersih – bersih termasuk alat tulis dan segala macam yang sudah dipersiapkan.

“Jadi Pemprov dan Pemkab dibebankan biaya Rp 50 ribu per peserta tes. Seperti ada 688 peserta CPNS Pemprov, biaya itu yang harus ditanggulangi Pemprov. Tapi bukan membebankannnya ke peserta,” tutupnya.(HBN)