Tertimpa Jonder, Warga Lampung Terkapar

RAWAT: Korban saat menjalani perawatan di Puskesmas Padang Guci usai tertimpa Jonder, Senin (28/6).

PAGULIR, bengkuluekspress.com – Nasib naas menimpa Irawan (30), warga Desa Kandang Besi Kecamatan Kota Agung Barat Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. Ia terpaksa dilarikan ke RSUD Kaur, setelah terkapar mengalami patah rahang sebelah kiri dan patah kaki kiri akibat tertimpa jonder yang dikendarai Tamison (36), Warga Desa Air Kering 2 Kecamatan Padang Guci Hilir (Pagulir) Kabupaten Kaur Senin (28/6) sore.

“Untuk korban kini sedang masih dirawat di Rumah sakit Kaur karena korban mengalami luka cukup parah akibat tertimpa jonder yang membawa buah durian,”kata Kapolres Kaur Polda Bengkulu AKBP Dwi Agung Setyono S IK MH melalui Kapolsek Kaur Utara Ipda Guslin Saswondo, Selasa (29/6).

Data terhimpun BE, peristiwa naas yang dialami korban itu terjadi 17.00 WIB di jalan perkebunan Air Sengkuang Kecamatan Pagulir. Kejadian itu bermula sekitar pukul 16.00 WIB bersama rekannya Marzatin (45) Warga Lampung (Saksi) dan sopir jonder Tomison ingin pulang kembali pulang dari upahan memanjat pohon durian dan membawa durian sebanyak 1.000 buah, nah sekitar perjalanan 15 menit kendaraan jonder yang dikemudikan Tomison tersebut tiba-tiba terbalik kemudian menimpa korban yang duduk dibelakang jonder.

Akibat kejadian itu korban Irawan mengalami luka robek dimata sebela kiri dengan panjang 15 cm dengan dalam 0,5 Cm, patah rahang sebela kiri, luka ditangan lengan kiri, luka memar di dada, memar dibahu serta kaki sebela kiri patah. Melihat kejadian itu rekan korban meminta tolong warga dan anggota Polsek Kaur Utara dan selanjutnya korban dievakuasi ke Pukemas Padang Guci dan selanjutnya dibawah ke RSUD Kaur untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

“Dari hasil olah TKP kita, jonder ini terbalik karena tidak mampu menahan beban buah duren itu, dengan kejadian ini kita minta kepada warga agar lebih hati-hati lagi dan ikuti aturan yang ada. Juga penggunaan jonder ini tidak sesuai aturan karena ini bukan untuk mengangkut durian,” jelas Kapolsek. (618)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*