Tertimbun Proyek , 2 Warga Padang Guci Hilir Tewas

IRUL/Bengkulu Ekspress OLAH TKP: Anggota Polsek Kaur Utara saat melakukan olah TKP proyek pembangunan plat dekker DD yang menyebabkan dua perkerja tewas, Rabu (9/5/2018).
IRUL / Bengkulu Ekspress . OLAH TKP: Anggota Polsek Kaur Utara saat melakukan olah TKP proyek pembangunan plat dekker DD yang menyebabkan dua perkerja tewas, Rabu (9/5/2018).

PAGULIR, Bengkulu Ekspress – Nasib tragis dialami dua pekerja bangunan Isdawan (55) dan Musran (66), warga Desa Pulau Panggung Kecamatan Padang Guci Hilir (Pagulir) Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu.

Keduanya tewas seketika setelah tertimpa reruntuhan material bangunan plat dekker di saluran pembangunan irigasi persawahan desa setempat, Rabu (9/5/2018). Kedua perkerja ini tewas lantaran mengalami luka serius setelah kepala dan tubuhnya dihujani puing-puing material berukuran besar.

“Kalau kejadian pasti saya tidak tahu, karena kedua korban ini saat ditemukan keduanya sudah meninggal dengan kondisi tertutup reruntuhan material plat dekker,” kata Kepala Desa (Kades) Pulau Panggung, Tien Seri kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (10/5).

Data terhimpun Bengkulu Ekspress, peristiwa naas yang dialami dua pekerja bangunan proyek Dana Desa (DD) tahun 2018 dengan pemasangan plat dekker itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di saluran irigasi persawahan Desa Pulau Panggung.

Kejadian itu bermula saat itu Isdawan yang merupakan anggota BPD bersama rekanya Musran sedang bekerja membangun plat dekker di sebuah saluran irigasi persawahan. Tiba tiba saja bangunan setinggi sekitar dua meter tersebut ambrol, dan langsung mengenai keduanya yang sedang berada di dalam saluran air proyek tersebut. Seketika material yang terbuat dari pasir bercampur semen dan batu itu menghantam kepala dan badan keduanya.

Kedua korban tewas baru diketahui oleh adik korban Isdawan saat mencari sapi dan tiba-tiba ia menemukan sang kakak bersama rekannya tergeletak sudah tidak bernyawa tertimbun reruntuhan bangunan plat dekker pada saluran irigasi yang sedang dibangun.

Melihat kejadian itu, sang adik langsung memberi tahu pihak keluarga dan Kades. Mengetahui informasi itu, warga beserta kepolisian selanjutnya berdatangan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi kedua jenazah menuju rumah duka.

Oleh pihak keluarga kedua korban langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat.

“Korban ditemukan warga dalam keadaan tertelungkup di bawah reruntuhan bangunan, dan kini korban sudah dimakamkan pihak keluarga,” terang Kades.

Sementara itu, Kapolres Kaur AKBP Sisman Adi Pranoto SH SIK melalui Kapolsek Kaur Utara IPDA Tomson Sembiring SH saat dikonfirmasi menjelaskan, kedua korban meninggal dunia diduga karena kelalaian keduanya saat melakukan pemasangan plat dekker. Pihak kepolisian masih terus mendalami unsur kelalaian dari kejadian ini.

“Kami akan melakukan penyelidikan terkait spesifikasi bangunan, apakah sudah standar SOP atau tidak. Juga saksi termasuk Kades akan kita mintai keterangan, dan juga police line sudah kita pasang,” jelas Kapolsek. (618)