Terseret Arus Sungai, 2 Warga Meninggal Dunia

terseret arus sungai
ist/BE
korban : Kedua korban ketika berhasil ditemukan dan dievakuasi warga untuk dibawa ke rumah duka

LEBONG, BENGKULU EKSPRESS  – Sungai Air Karat yang tiba-tiba membesar, hanyutkan 2 orang warga yang sedang mandi di kawasan Kelurahan Mubai Kecamatan Lebong Selatan. Akibatnya dua orang warga masing-masing bernama

Nuriana (45) Warga Mubai dan Wintano (45) warga Kelurahan Taba Anyar meninggal dunia.
Data terhimpun, kejadian yang mengakibatkan dua orang korban meninggal dunia berawal Rabu (14/2) sekitar
pukul 17.00 WIB kedua Korban akan pulang ke umah setelah dari sawah, namun harus menyeberangu sungai Air
Karat, namun air tiba-tiba membesar dari hulu langsung menyeret kedua korban yang tidak mengetahui jika air bah muncul.

Sementara itu, mengetahui hal tersebut, seluruh warga bersama Camat Lebong Selatan langsung melakukan pencarian terhadap korban. Dimana pada saat ditemukan, kedua warga masih menggunakan pakaian dan jas hujan bening.
Camat Lebong Selatan Yasir Hadibroto SE mengatakan, bahwa pihaknya bersama warga, Kepolisian dan TNI
serta instansi terkait langsung melakukan penyisiran terhadap para korban dan sekitar pukul 18.00 WIB
korban seorang ibu-ibu bernama Apri berhasil ditemukan sekitar 70 meter dari awal korban menyeberang.
“Korban kita temukan dan langsung dibawa kerumah duka,” jelasnya, kemarin (14/2).
Selanjutnya, warga kembali mendapatkan info bahwa masih ada 1 orang warga lagi yang terseret air bah,
yaitu seorang laki-laki. Sehingga pihaknya kembali melakukan pencarian dan setelah cukup lama akhirnya
sekitar pukul 18.45 WIB, akhirnya korban ke 2 kembali berhasil ditemukan.
“Semua telah kita selamatkan, namun nyawa kedua korban sudah tidak berhasil diselamatkan,” sampainya.
Semenatra itu, Kapolres Lebong AKBP Andree Ghama Putra SH SIk, membenarkan adanya pristiwa tersebut,
dimana anggota dari Polsek Lebong Selatan bersama para warga telah berhasil menemukan ke dua orang
korban.
“Kedua korban telah berhasil kita temukan dan sudah dibawa ke rumah duka,” sampainya.
Dengan adanya kejadian ini, Kapolres menghimbau kepada masyarkat yang mandi ataupun menyeberang sungai
dari sawah atau perkebunan untuk selalu hati-hati atau waspada, terutama disaat musim penghujan saat
ini. Mungkin di tempat para warga tidak hujan namun di hulu sungai sedang hujan sehingga air bah
langsung muncul tiba-tiba.
“Jika mengetahui di hulu sungai hujan, agar waspada demi keselamatan kita, sebisa mungkin untuk bisa
cepat pulang kerumah jika sudah hujan,” himbaunya.(614)