Tersangka Pembunuhan Lupa Tusuk Korban

Rekontruksi pembunuh tukang ojek, tersangka saat mempraktekkan cara mengabisi nyawa korbanKEPAHIANG, BE – Proses rekontruksi kasus pembunuhan sadis terhadap tukang ojek, Sopian (33) warga Taba Tebelet oleh tersangka IK (33) warga Pasar Kepahiang digelar di belakang Mapolres Kepahiang Jumat (14/2) sekitar pukul 11.00 WIB kemarin. Dalam reka ulang tersebut, terungkap tersangka lupa jumlah tusukan senjata tajam (sajam) yang dilakukannya saat membunuh korban.
Tersangka mengakui, jika dirinya hanya mengelabui korban dengan cara ingin menawarkan ayam bangkok kepada korban. Sebelum aksi pembunuhan ini dilakukan tsk juga sempat berkeliling di Pasar Kepahiang sebelum akhirnya bertemu di warung kopi disebelah kantor Satpol PP Kepahiang. “Saya lupa berapa kali saya menusuk tubuh korban, waktu itu karena tubuh korban masih bergerak saya juga mencekik leher dan menutup mulut korban dari belakang dengan sebelumnya menjatuhkan tubuhnya,” ujar tersangka saat pelaksanaan rekontruksi kemarin.
Adapun dalam proses rekontruksi kasus pembunuhan tukang ojek ini dilakukan sekitar 8 adegan yang diperagakan langsung oleh tsk dengan disaksikan oleh saksi dan pihak keluarga korban. “Rekontruksi awalnya direncanakan di TKP langsung, lantaran khawatir dengan keamanan tsk maka digelar di Mapolres, tersangka juga kita ikat dengan tali agar tidak melarikan diri,” ujar Kapolres Kepahiang AKBP Sudarno S.Sos MH melalui Kabag Ops Kompol SM Munthe SH didampingi Iptu Andika Rama.
Dikatakannya, pertama kali tsk menusuk korban pada bagian rusuk kiri bagian atas, kemudian korban ditusuk lagi pada dada sebelah kiri. Tidak cukup sampai disitu, setelah menusuk tsk langsung membekap mulut korban denga tangan. Selanjutnya korbanpun mencekik korban dari arah belakang yang saat ini korban sudah dalam posisi tertelungkup. “Dalam rekontruksi ini diketahui juga jika terdapat saksi yang melihat aksi beringas tsk yakni Umi Kalsum. Melihat itu saksi pun berteriak sehingga istri tsk, Leli Sumarni keluar dari rumah. Setelah melihat itu saksi pun langsung melapor ke anggota Lantas di Pos Jaga depan Puncal Mall. Mendapati laporan dua anggota Lantas langsung mengejar tsk yang melarikan diri dan tersangka pun berhasil dibekuk,” jelas Kasat.
Sekedar mengingatkan, peristiwa pembunuhan itu terjadi Jum’at (24/1) sekitar pukul 14.30 WIB, yang mana pada waktu itu korban diajak tsk melihat ayam bangkok. Korban yang sama sekali tak menaruh curiga terhadap tsk tanpa ragu memenuhi ajakan tsk dengan mengendarai motor jenis Viar warna biru nopol BD 6043 GD. Saat melihat ayam milik tsk, tiba-tiba korban ditikam berkali-kali, meskipun sempat memberikan perlawanan akhirnya korban tewas di TKP dengan bersimbah darah. (505)