Tersangka Curanmor Tewas

GADING CEMPAKA, BE – Tersangka pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berinisial Bo (19) yang mengalami kecelakaan saat berusaha kabur dari kejaran polisi hari Rabu (25/1) lalu tewas. Bo warga Tebing, Kabupaten Lintang Empat Lawang, Sumsel ini tewas sekitar pukul 23.00 WIB setelah sempat menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Jitra semalam. Mengetahui jika tersangka telah tewas, pihak RS Bhayangkara yang merawat tersangka,kemarin langsung menitipkan jasad pemuda malang itu, ke ruangan Kamboja RSUD M Yunus Bengkulu. Soalnya, di RS Bhayangkara tidak memiliki kamar atau ruangan untuk menyimpan mayat.┬áKetika dikonfirmasikan kepada Kepala ruangan Kamboja RSUD M Yunus Bengkulu, H. Suheri membenarkan telah telah menerima titipan mayat tersangka itu dari RS Bhayangkara dan Polres Bengkulu, yang menangani kasus tersebut. ” Kita tidak melakukan visum. Karena jasad ini, sudah dilakukan perawatan di RS Bhayangkara dan sifatnya titipan saja,” ucap Suheri, kemarin diruangan Kamboja RSUD M Yunus Bengkulu. Menurut Suheri, jasad tersangka Curanmor itu masih disimpan di lemari pendingin ruangan Kamboja. Hingga kemarin belum ada pihak keluarga yang melihat dan mengambil jasad tersebut. Mungkin karena keluarga tersangka Curanmr itu jauh berada di Tebing, Kabupaten Empat Lawang, Sumsel. Jadi mereka belum datang ke Bengkulu. Suherdi mengatakan jika dalam 1 minggu kedepan tidak ada keluarga yang mengambil jasad itu, maka jenazah tersangka Curanmor itu dikebumikan pihak rumah sakit di lingkungan TPU Sidomulyo, yang letaknya persis di ruangan Kamboja RSMY Bengkulu. Pemakaman itu nantinya dilakukan atas izin Polres Bengkulu.

Kapolres Bengkulu AKBP H Joko Suprayitno SST MK dan Wakapolres Kompol Permasi SIK melalui Kapolsek Teluk Segara Kompol Harry Irawan Sofiandi SH melalui Kanit Buser Ipda Mirza Gunawan mengungkapkan, aksi nekat dilakukan tersangka saat anggota buser Polsek Teluk Segara menyergapnya. Menyadari mau ditangkap polisi, tersangka tersangka berusaha kabur dengan motor curian jenis FU warna biru dengan kecepatan tinggi. Tersangka menabrak pemilik motor dan polisi untuk kabur. Namun, naas ia justru terjatuh dan┬ámotor yang dikendarainya itu menimpa tubuhnya sendiri. Polisi sempat melarikan tersangka ke RS Jitra Bhayangkara. ”Kita tidak memukuli tersangka, ini murni kecelakaan. Tersangka kecelakaan saat berusaha kabur dari sergapan kita,” terangnya Tersangka Bo dilaporkan ke polisi oleh pemilik motor yang dicuri, Deka Ardiansyah. Mengungkap kasus Curanmor yang sangat merasahkan warga Bengkulu itu, polisi pun menyusul keberadaan tersangka ke simpang Empat Lawang. Ternyata upaya itu membuahkan hasil. Polisi menemukan tersangka sedang mengendarai motor curian Suzuki FU BD 6592 EH warna biru putih itu. Namun saat mau ditangkap tersangka kabur berusaha melawan dengan menabrak pemilik motor dan polisi. Ternyata perlawanan itu membawa petaka sendiri bagi tersangka. Tersangka terjatuh dan bagian dadanya terhimpit stang motor. Tersangka yang tewas itu diketahui pernah bekerja sebagai penambang batu bara di Pasar Bengkulu. Bahkan tersangka Bo telah 4 bulan bekerja di Bengkulu. Namun, selama bekerja sebagai penambang batu bara, tersangka pernah mencuri uang rekannya sesama pencari batubara. Pencurian itu tidak dilaporkan korban ke polisi. Tersangka kembali mencuri pada Selasa (24/1) dengan membawa kabur motor rekan sekamarnya sendiri. “Saat sakit semasa tersangka mencari batubara kami mengobatinya, dan jika tersangka meminta uang upah bekerja tetap kami kasih.”Terang Muhardi (37) Warga Pasar Bengkulu yang mengalami luka-luka setelah ditabrak tersangka saat ditangkap Hari Rabu lalu.(111/333)