Terpapar Covid-19, Satu Nakes Rejang Lebong Meninggal

Ist/BE
Bupati bersama Wabup Rejang Lebong saat memimpin langsung pelepasan jenazah Nakes RSUD Curup yang meninggal karena terpapar Covid-19. Pelepasan dilaksanakan dihalaman RSUD Curup, Senin (12/7).

CURUP,bengkuluekspress.com – Kabar duka dari dunia medis di Kabupaten Rejang Lebong, pada Senin (12/7). Hal tersebut setelah satu orang tenaga kesehatan di Kabupaten Rejang Lebong yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19.
Tenaga kesehatan yang meninggal dunia karena Covid-19 tersebut adalah Noza Arizona, SKep Ners. Sehari-harinya Noza bertugas sebagai kepala ruang anak RSUD Curup, korban meninggal saat tengah menjalani perawatan di RS Ar Bunda Kota Lubuklinggau
“Alhamrhuma meninggal saat tengah menjalani perawatan di RS Ar Bunda Kota Lubuklinggau,” ungkap Direktur RSUD Curup, dr Samiri saat dikonfirmasi BE di ruang kerjanya, Senin (12/7).

Menurut Samiri, ia pertama kali mendapat informasi bahwa korban meninggal dunia pada Senin subuh sekitar pukul 03.55 WIB, saat mendapat informasi tersebut ia kemudian melaporkan kepada sejumlah pihak termasuk dengan Bupati Rejang Lebong Drs Syamsul Effendi, serta ikut melakukan penjemputan jenazah di Kota Lubuklinggau. Sebelum meninggal sendiri, korban yang diketahui tengah hamil anak keempat dengan usia kehamilan 37 minggu sudah menjalani perawatan di rumah sakit Ar Bunda Kota Lubuklinggau sejak Hari Rabu (7/7) setelah sehari sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan tes dengan swab antigen.
“Beliau ini merupakan Nakes pertama di RSUD Curup yang meninggal karena Covid-19,” tambah Samiri.

Terkait dengan penularan Covid-19 terhadap korban sendiri, menurut Samiri, pihaknya belum mengetahui dan masih mereka telusuri. Karena menurut Samiri sehari-harinya korban bertugas sebagai kepala ruang anak dan bukan petugas yang menangani pasien Covid-19. Sehingga menurutnya belum bisa dipastikan apakah korban terpapar dirumah sakit atau faktor lain.
“Belum atau apakah tertular dari rumah sakit atau dari mana, karena ia sendiri bertugas diruang perawatan anak bukan di ruang penanganan Covid-19, tapi namanya rumah sakit semua kemungkinan bisa terjadi,” paparnya.

Disisi lain, ia juga mengungkapkan, selain berduka karena meninggalnya korban, RSUD Curup juga saat ini tengah berduka karena beberapa hari sebelumnya istri salah satu perawat yang menangani pasien Covid-19 di Kabupaten Rejang Lebong juga meninggal dunia karena Covid-19. Sebagai bentuk duka mereka, mulai kemarin RSUD Curup memasang bendera setengah tiang.
Sementara itu, berdasarkan pantauan Bengkulu Ekspress, meninggalnya Nakes karena Covid-19 ini mendapat perhatian langsung dari Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Drs Syamsul Effendi MM dan Hendra Wahyudiansyah.

Bupati bersama Wabup serta Kapolres dan Kajari bersama unsur FKPD dan OPD Kabupaten Rejang Lebong memimpin langsung prosesi pelepasan jenazah korban di halaman apel RSUD Curup. Selain prosesi pelepasan dalam kesempatan tersebut korban juga dishalatkan oleh rekan-rekan se profesi korban sebelum akhirnya dibawa ke TPU Desa Kesambe Lama Kecamatan Curup Timur untuk dimakamkan sesuai Protokol Kesehatan.(251)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*