Terminal Curah Segera Dibangun

REWA/Bengkulu Ekspress Lokasi Pembangunan TCC di Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Terminal Curah Cair (TCC) akan segera dibangun pada triwulan III 2019 di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. Diperkirakan pembangunan tersebut membutuhkan anggaran mencapai kurang lebih Rp 500 miliar. Deputi GM Operasi dan Teknik Pelindo II Cabang Bengkulu, Edi Junaedi mengatakan, rencana pembangunan TCC sudah dilakukan sejak 2017 lalu, namun pembangunannya akanĀ  segera direalisasikan pada 2019 ini.

Hal ini mengingat proses kajian konsultan DED dan pengurusan dokumen perizinan memakan waktu yang tidak sebentar.”Kita targetkan progres fisik akan dimulai akhir triwulan III 2019 ini,” kata Edi, kemarinĀ  (27/6). Ia menyampaikan bahwa pada tahap awal, pihaknya akan mulai melakukan progres pembangunanĀ  dermaga. Selain itu, untuk bahan kontruksi semua fasilitas yang akan digunakan dalam pembangunan TCC ini nantinya akan diprioritaskan dari dalam negeri.

“Pertama yang akan kita bangun dermaganya dulu, kita akan menggunakan bahan kontruksi dari dalam negeri,” ujar Edi.

Pihaknya menargetkan pembangunan TCC selesai pada 2021 mendatang. Terminal ini akan menangani bongkar muat barang berupa crude palm oil (CPO) dan bahan bakar minyak (BBM). “Selama ini pengiriman CPO banyak dilakukan melalui Teluk Bayur Sumbar, dengan adanya TCC di Bengkulu, maka jarak pengiriman lebih dekat dan diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan PAD Bengkulu,” tutupnya.

Sementara itu, Perwakilan PT Argomuko, Tori mengaku, selama ini perusahaannya memproduksi CPO hingga 532.600 ton per tahun. Namun seluruh hasil produksi tersebut dikirim melalui Pelabuhan Teluk Bayur, Sumatera Barat. “Seluruh CPO yang dihasilkan PT Agromuko banyak dikirim ke Teluk Bayur, kami berharap kalau ada TCC di Bengkulu maka bisa menghemat biaya pengiriman,” kata Tori.

Di sisi lain, Kepala Bea Cukai Bengkulu, Indiriya Karyadi mengatakan, sangat setuju jika pembangunan TCC bisa dilakukan segera. Pasalnya, setelah TCC beroperasi maka dampaknya akan sangat signifikan bagi daerah. Karena kegiatan ekspor CPO akan menjadi sangat maksimal. “Kalau ekspornya langsung dari Bengkulu maka dampaknya juga besar untuk Bengkulu, kami dari Bea Cukai sangat mendukung hal tersebut,” pungkasnya.(999)