Terlibat Narkoba, Tentara Dipecat

CURUP, BE – Sanksi tegas terhadap anggotanya yang terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran Narkoba, bukan hanya terjadi di tubuh Polri, melainkan juga berlaku pada tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI). Menurut Dandim 0409 Rejang Lebong Letkol Kav Sugi Mulyanto, dalam membantu pencegahan dan memutus mata rantai peredaran Narkoba, anggotanya terlebih dahulu harus bersih.
Bahkan menurut Dandim ancaman terbesar yang akan diterima anggotanya bila terbukti terlibat adalah pemecatan. “Sebelum membersihkan ornag lain, kita harus bersih terlebih dahulu dari yang namanya Narkoba,” ungkap Dandim saat memberi arahan dalam kegiatan penandatanganan Fakta Integritas Narkotika bagi anggota TNI yang digelar di aula Kodim 0409 RL, Selasa pagi (17/3).
Menurut Dandim bila mana nanti ada anggotanya yang terbukti atau telibat dalam peredaran maupun penyalahgunaan Narkoba, maka konsekuensi yang akan diterimanya yaitu pemecatan. Lebih lanjut Dandim menjelaskan, dampak dari penyalahgunaan Narkoba sangat lah jelas. Selain bisa merusak tubuh manusia baik secara fisik maupun mental, penggunaan Narkoba juga bisa merusak masa depan penggunanya. Tentu saja hal tersebut berbanding terbalik dengan tubuh TNI sendiri yang dituntut untuk menjaga kedisiplinan dan kebugaran jasmani serta rohani.
Selain itu Dandim juga menjelaskan dengan adanya penandatangan Fakta Integritas yang dilakukan kemarin, selain untuk membantu pencegahan dan memutus mata rantai peredaran dan penyalahgunaan juga bagian dari membersihkan diri TNI dari bahaya penyalahgunaan barang haram tersebut.
“Sekali lagi saya tegaskan, dalam mengungkap kasus ini saya tidak akan tebang pilih, karena bahaya dari penyalahgunaan Narkoba sudah sangat jelas,” tegas Sugi.
Sementara itu, menurut Pasi Intel Kodim 0409 Rejang Lebong, Lettu Botani Kenedi, selain melakukan penadatanganan fakta integritas, pihaknya juga akan melakukan tes urine secara berkala kepada seluruh anggotanya. “Tes urin akan kita lakukan setiap tiga bulan. Untuk tahap pertama ini sudah ada 10 anggota yang kita periksa dan hasilnya negatif,” ungkap Botani. (251)