Terlibat Curanmor, 2 Pelajar Ditangkap

CURUP, BE – PI (18), warga Desa Karang Pinang, Sindang Beliti Ulu (SBU) dan RH (16), warga Desa Muara Telita, Padang Ulak Tanding (PUT), Rejang Lebong yang masih berstatus pelajar SMA ditangkap polisi di sebuah kontrakan di Kelurahan Talang Ulu, Curup kemarin (5/12) sekitar pukul 04.00 WIB. Kedua remaja itu diduga terlibat dalam sejumlah aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kabupaten RL.

Penangkapan terhadap Pi dan Rh tersebut, merupakan hasil pengembangan polisi terhadap dua tsk curanmor sebelumnya CG (16) dan BS (19) yang berhasil diamankan polisi saat beraksi di Kelurahan Sukaraja, Rabu (4/12).

Kapolres RL, AKBP Edi Suroso SH melalui Kasat Reskrim, AKP Hardidinata SIK didampingi Kasi Humas, Aiptu Tri Sumartono SH mengakui identitas kedua pelajar yang terlibat curanmor tersebut berasal dari pengakuan Cg dan Bs.

Dijelaskan, sejauh ini belum diketahui pasti jumlah keterlibatan PI dan RH dalam sejumlah kasus curanmor yang terjadi di RL. Namun, dari penyelidikan sementara, Pi dan Rh terlibat di 2 hingga 3 TKP berbeda. Sementara komplotan ini sendiri telah terlibat di 14 TKP.
“Saat ini kedua tsk masih menjalani pemeriksaan intensif. Sejak tertangkap, keduanya masih memberi keterangan yang berbelit. Seperti PI, baru mengaku terlibat di 2 TKP. Sekarang masih dilakukan kroscek laporan. Komplotan ini diduga kuat sudah beraksi hingga 14 TKP,” tegas Tri.

Sejauh ini petugas baru mengamankan 3 unit motor sebagai barang bukti. Masing-masing 1 unit Yamaha Mio Soul warna merah, 1 unit Honda Revo warna hitam dan 1 unit Yamaha Vixion warga putih. “Bagi masyarakat RL yang merasa menjadi korban curanmor, kami mengimbau untuk melakukan kroscek laporan ke Polres RL untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut,” imbau Tri.

Tri menambahkan, saat ini pihaknya terus melakukan pengembangan untuk mencari kawanan dalam komplotan ini. Setidaknya sudah ada beberapa nama yang telah dikantongi. Petugas melakukan pelacakan posisi pelaku lainnya tersebut untuk mengungkap jaringan Curanmor lain yang masih bebas beraksi. (999)