Terjadi Kesalahan Teknis, Jalan Ringroad Bengkulu Baru Bisa Difungsikan 2021

Bengkulu, Bengkuluekspress.com – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) I Provinsi Bengkulu memprediksikan jalan ringroad Nakau – Air Sebakul Kota Bengkulu yang membelah kawasan Cagar Alam (CA) Danau Dusun Besar (DDB), dengan proyek pembangunan jembatan elevated sepanjang 600 meter dan badan jalan 3,7 KM baru bisa difungsikan pada tahun 2021.

Hal itu terjadi lantaran kedalaman pancang penyangga jembatan tidak sesuai dengan perencanaan awal.

“Tak bisa kita pungkiri, belum bisa difungsikan jalan ringroad karena ada kendala di lapangan pada pembangunan jembatan elevated. Dimana dalam pelaksanannya proyek jembatan ini, kedalaman pancang jauh melebihi dari kedalaman desain sewaktu perencanaan awal,” ungkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 BPJN I Provinsi Bengkulu, Mardi, Jum’at (27/9).

Menurutnya, rencana awal kedalaman pancang yang dimaksud maksimal 29 meter. Tapi fakta di lapangan pada waktu pancang dipasang, kedalamannya mencapai 66 meter yang secara otomatis memicu terjadinya penambahan volume.

“Pada pekerjaan pancang atau tiang jembatan ini, terjadi pembengkakan anggaran. Sehingga memang harus ada penambahan anggaran,” kata Mardi.
Melihat kondisi proyek, lanjutnya,

penambahan anggaran yang dibutuhkan berkisar Rp 12 Miliar. Hanya saja untuk penambahan ini, pihaknya memiliki kewenangan hanya 10 persen dari total pagu atau Rp 4,1 Miliar dengan persetujuan pejabat eselon I di Kementerian PUPR.

“Untuk memenuhi penambahan total harus diusulkan lagi. Baru bisa tahun depan bisa dilakukan. Karena untuk alokasi anggaran tahun 2020 itu sudah selesai dibahas,” ujarnya.

Ia menerangkan, jembatan elevated itu total panjangnya 600 meter, dengan rincian 500 meter murni pembangunan jembatan, sedangkan 100 meter lagi merupakan jalan pendekat jembatan.

“Dengan mengacu pada pagu anggaran, jembatan yang bisa terselesaikan hanya 200 meter. Kalaupun kita tambah Rp 4,1 Miliar, palingan yang bisa diselesaikan sepanjang 400 meter. Makanya kita memprediksikan jalan ringroad baru bisa difungsikan tahun 2020 mendatang,” tegasnya.

Ditambahkannya, untuk proyek pembangunan jalan sepanjang 3,7 KM, tahun ini dipastikan rampung. Hanya yang tertinggal itu penyelesaian proyek jembatan elevated, dan kemungkinan besar bakal dilakukan adendum karena dampak dari penambahan volume harus ada perubahan kontrak dengan rekanan.

“Jalan ringroad itukan dari Simpang 4 Nakau hingga Simpang 4 Air Sebakul, yang panjang totalnya 5,8 KM. Sisa jalan yang belum dikerjakan, nantinya tambal sulam ataupun peningkatan badan jalan,” tutupnya. (HBN)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*