Terima Hibah Lahan, Pemkot akan Bangun Masjid dan Pesantren

MEDI/Bengkulu Ekspress Walikota Helmi Hasan menerima hibah tanah dari H. Winarkus untuk pembangunan pesantren dan kegiatan ibadah seluas 2 hektare, kemarin (7/5).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Pemerintah Kota Bengkulu dalam waktu dekat segera melakukan pembangunan masjid di Kelurahan Bentiring Permai RT 16 yang berlokasi di jalur dua arah Pasar Pedati.  Hal ini terungkap saat Walikota H Helmi Hasan meninjau lokasi tanah 2 hektare yang merupakan hibah dari sang pemilik yang merupakan warga Sawah Lebar, Winarkus (62), kemarin (7/5).

” Ada tokoh masyarakat kita Pak Winarkus ingin menyerahkan tanahnya kurang lebih sekitar 2 hektare untuk dipergunakan pemerintah untuk kegiatan-kegiatan pemerintah atau pun sosial dalam konteks pembangunan,” ujar Helmi.

Rencananya masjid itu akan digunakan pemerintah untuk kegiatan pemerintahan atau pun kegiatan sosial dan kemungkinan besar akan dilakukan pembangunan pesantren sehingga menjadi masjid yang mencetak para Hafiz Qur’an.



Dengan adanya sarana ibadah masjid maka akan lebih menghidupkan kawasan tersebut terlebih saat ini Bentiring merupakan pusat perkantoran pemerintah kota. “Kita bekerjasama dengan negara Turki dan Surimania dalam pendirian pesantren. Karena kedua negara ini sudah terkenal di seluruh dunia dan sudah dipercaya selama 100 tahun lebih eksis di dunia untuk mencetak hafiz-hafiz qur’an dan ini kita akan lihat dulu lahannya layak atau tidak,” jelasnya.

Sementara itu, sang penghibah lahan, Winarkus mengatakan bahwasanya tanah ini ada dua surat menyurat yang totalnya ada 2 hektare. Ia mengaku bahwa pihaknya sangat tertarik untuk didirikan pesantren dan masjid diatas tanah tersebut dan hal ini sangat sesuai karena di pusat perkantoran belum ada masjid besar. “Saya patok untuk membuat masjid, pesantren, atau tahfidz alquran dan kata pak Walikota sudah menghubungi pihak Turki dan mereka bersedia membantu,” kata Winarkus.

Namun jika lahan hibah tersebut disalahgunakan alias tidak dibangun masjid maka pihaknya akan protes karena lahan tersebut sudah disiapkan khusus untuk masjid dan pesantren bukan bangunan lain. “Kalau pembangunan di luar yang sudah disepakati maka saya tidak setuju karena janjinya pak wali akan mendirikan pesantren, masjid dan hafiz Alqur’an,” tutupnya. (805)