Tergelincir di Sungai, Bocah Hanyut

SAMSUNG CAMERA PICTURES

BENGKULU, BE – Apes dialami  Yudi,  warga Jalan Cempaka RT 07 RW 3, Kelurahan Kebun Beler. Pasalnya, anak semata wayangnya, Dika Noprian Pratama (5), hanyut terbawa arus  di sungai. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.15 WIB (30/3) di sungai dekat rumah korban. Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan dan masih dilakukan pencarian.

“Dika saat sedang bermain di sungai, lalu tergelinjir hingga  terseret arus sungai yang sedang besar,” jelas paman korban Buyung (43), kepada BE.

Peristiwa itu terjadi berawal Dika bersama dua orang temannya, Nopri (4) dan Okta (4) sedang bermain di dipinggir sungai tersebut.
Saat itu  korban bermaksud akan mengambil  bekas botol untuk mainan. Hanya saja, secara tiba-tiba, kaki korban terpeleset hingga masuk ke dalam sungai tersebut. Derasnya arus sunggai  setelah hujan, membuat korban terserat.  Sementara kedua temannya tidak dapat membantu dan hanya melihat saja. Kemudian,  rekan korban, Nopri  langsung memberi tahu kepada ayah.

Kemudian ayah Nopri langsung menghubungi pihak Basarnas untuk memberikan  pertolongan kepada korban.

“Ketika itu saya langsung menghubungi Basarnas dan memberi tahu ibu korban  ,” jelas ayah Nopri, Agus, kepada BE.
Saat itu ibu korban, Fitriani sedang berada di dalam rumah. Mendapatkan kabar itu, Fitriani,  langsung histeris dan langsung menghubungi suaminya Yudi yang sedang bekerja di  PBK Kota Bengkulu.

“Saat itu ayah korban sedang berada ditempatnya bekerja,” tambah Agus.

Tak lama kemudian,  sekitar 16.30 WIB, Tim Basarnas tiba dilokasi kejadian dan langsung  melakukan penyisiran  di tempat kejadian pekara (TKP) dengan menerjunkan 2 tim.  Begitu juga pihak Dit Polair  anggota Polsek Ratu Samban, Satlantas   Polres Bengkulu terjun ke lokasi kejadian.

“Kita sudah terjunkan 2 tim dari Basarnas. Namun berhubung air sedang dalam keadaan keruh, membuat kami kesulitan untuk mencari korban. Hingga saat ini korban belum jug bisa ditemukan,” Jelas Kepala Basarnas Kota Bengkulu,  Yudi Patria saat ditemui BE di lokasi kejadian, kemarin.
Bahkan Wakil Gubernur Bengkulu, Sultan B Najamudin, ikut turun ke lokasi kejadian. Wagub  tampak bolak -balik di sekitar siring depan BIM (Bencolen Indah mall) tersebut.  Wagub  meminta kepada Basarnas dan tim SAR untuk mendirikan pos dan tenda.

“Saya sudah minta SAR dan Basarnas untuk cari korban tersebut hingga dapat. Baik dalam keadaan masih hidup maupun sudah meninggal,” jelas Sultan.

Wagub mengimbau kepada semua orang tua yang mempunyai anak kecil untuk dapat lebih waspada dalam memantau anaknya.  Karena musibah seperti ini  dapat terjadi setiap saat.

“Saya  turut bersedih atas kejadian ini, saya berharap kepada keluarga korban bisa lebih tabah dan bersabar,” pungkas Sultan. (CW2)