Terduga Pelaku Curanmor Dibekuk

Kapolsek Selebar Kompol Tigor Lubis SPd MM, saat menggelar ekspos tangkapan terduga pelaku curanmor berinisial RT (18) kepada para awak media, kemarin (22/1).
Kapolsek Selebar Kompol Tigor Lubis S.Pd MM, saat menggelar ekspos tangkapan terduga pelaku curanmor berinisial RT (18) kepada para awak media, kemarin (22/1).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Tim Buser Polsek Selebar, kembali berhasil membekuk seorang terduga pelaku spesialis pencurian sepeda motor roda dua (Curanmor). Terduga pelaku berinisial RT (18) warga Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan (BS). RT dibekuk setelah polisi menerima laporan dari warga yang kehilangan sepeda motor. Setelah dilakukan penyelidikan dan pendalaman, RT berhasil dibekuk di rumah kontrakannya di kawasan belakang STQ Kota Bengkulu, tanpa perlawanan.

“RT berhasil kita bekuk di rumahnya di kawasan belakang STQ pada Sabtu malam (20/1) karena selama ini pelaku RT tinggal disana,” terang Kapolsek Selebar Kompol Tigor Lubis SPd MM kemarin (22/1).

Tigor menjelaskan, sudah ada tiga unit motor yang berhasil dicuri RT. Yakni Yamaha Vixion, Yahama Mio dan Yamaha Vega R. Motor yang terakhir Vega R sudah dijual ke Kedurang seharga Rp 1,5 juta.

“Sepeda motor yang dicuri pelaku ini semuanya sudah dijual dengan harga yang bervariatif, oleh sebab itu hingga sekarang ini masih terus kita kembangkan,” ucapnya.

RT terbilang tersangka curanmor yang cukup licik dan licin sehingga sangat sulit ditangkap. Tempat tinggalnya selalu berpindah.

“Tertangkanya RT ini mempermudah kita mengungkap pelaku curanmor lainnya” bebernya.

Adapun modus RT dalam mencuri motor dengan terlebih dahulu memantau dan mengamati lokasi rumah sasaran dan keadaan sekitar. Setelah dirasa aman dan terkendali, barulah RT melancarkan aksinya.Tersangka diyakini beraksi tidak sendirian.

“Kita akan ungkap semua tempat kejadian perkara (TKP) yang sudah pernah menjadi target pencurian RT. Saat ini juga kita melakukan pengembangan untuk pelaku lainnya yang masih buron dan penadah yang membeli motor tersebut,” jelasnya.

Tersangka RT menjelaskan kepada Bengkulu Ekspress, dirinya baru tiga kali mencuri motor dan semuanya sudah dijual ke luar Kota Bengkulu, dengan harga murah.

“Sebagian hasil jual motor tersebut saya pakai untuk minum-minuman dan sebagiannya lagi untuk makan dan memenuhi kebutuhan untuk bertahan hidup,” tutupnya. (529)