Terbakar, Rumah Petani Ludes

IST/Bengkulu Eksress HANGUS: Rumah petani ini hangus dilalap sijago merah, kamis (20/6) dini hari.

Bupati Beri Bantuan

ULU MANNA, Bengkulu Ekspress – Kebakaran hebat dalam wilayah Bengkulu Selatan (BS) kembali terjadi. Kali ini dialami Mahyudin (70) warga Desa Keban Jati, Ulu Manna. Pasalnya, rumahnya yang berdindingkan Papan ludes tak tersisa. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Hanya rumahnya saja yang tidak bisa diselamatkan. Sedangkan barang-barang milik korban berhasil diselamatkan warga yang secara beramai-ramai mengeluarkan barang tersebut dari dalam rumah korban.

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Rudy Purnomo SIK MH melalui Kapolsek Pino, Iptu M Syafik mengatakan kebakaran yang menyebabkan rumah pria yang berprofesi sebagai petani ini terbakar terjadi sekira pukul 01.15 WIB, dini hari Kamis (20/6) di saat semua warga dan korban sedang tidur lelap. “Saat rumahnya terbakar, korban dan istrinya sedang tidur,” katanya.



Syafik menjelaskan, diketahuinya rumah korban terbakar itu oleh korban sendiri. Saat sedang tidu korban seperti mendengar ada suara, lalu korban terbangung. Saat terbangun tidur korban dikagetkan dengan adanya api yang sudah membesar di rumahnya.

Lalu korban langsung membangunkan istrinya. Lalu berlari bersama istrinya keluar rumah sambil berteriak minta tolong. Mendengar teriakan korban, para tetangga terbangun. Ketika itu tetangga dan warga desa tersebut melihat api sudah membesar, sehingga ada sebagian yang berusaha menyelamatkan barang-barang korban dan ada yang memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Barang – barang korban berhasil diselamatkan, namun rumahnya ludes sebab api cepat membesar sedangkan dinding rumah korban terbuat dari papan dan mudah terbakar,” bebernya.

Syafik menjelaskan, dari hasil penyelidikan sementara, diduga penyebab terbakarnya rumah korban karena korsleting listrik. Sebab api diketuai sudah membesar dalam rumah korban.” Dugaan sementara kebakaran itu karena korsleting listrik, namun untuk pastinya masih kami dalami,” terang Syafik.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi SE MM ikut prihatin dengan kondisi yang dialami korban. Sehingga setelah mengetahui adanya kebakaran yang menimpa rumah kakek tersebut, dirinya langsung turun ke lapangan untuk memberikan bantuan masa panic. Dirinya langsung membawa bantuan seperti pakaian, tikar, peralatan masak, beras, mei dan sebagainya. “Semoga bantuan ini bermanfaat bagi korban, dan korban bisa bersabar dengan adanya cobaan ini,” harap Gusnan. (369)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*