Temukan Jasad di Sungai

evakuasi jasad korban yang ditemukan di aliran Sungai Talang Kelub Selinsingan,
1. JeffryBengkulu Ekspress
Proses evakuasi jasad korban yang ditemukan di aliran Sungai Talang Kelub Selinsingan, kemarin (238).

SELUMA UTARA,Bengkulu Ekspress– Kemarin siang (22/8), warga Desa Selinsingan mendadak heboh. Pasalnya, ditemukan sesosok mayat laki-laki di aliran Sungai Talang Kelub Selinsingan. Ternyata jasad itu Ahwanto (45), warga Desa selinsingan. Diduga sebelum hanyut di sungai korban terjatuh dari pohon petai setinggi 8 meter. Kemudian terguling sehingga masuk ke sungai dan hanyut.

Korban ditemukan pertama kali oleh Nihar (35), Kaswadi(45) dan Pardi (45), warga Desa Selinsingan. Saat itu mereka hendak menuju perkebunan. Ketiganya menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal di aliran sunggai.

“Korban memeng seharinya pergi ke kebun dan ternyata kemarin ditemukan menjadi mayat kuat dugaan terjatuh saat memanjat petai,” terang Pardi(45) saksi kepada Bengkulu Ekspress.

Saat ditemukan jasad korban yang sehari-hari sebagai petani ini mengenaskan. Tubuhnya terlentang dengan menggunakan baju kaos panjang warna cokelat dan celana training warna hitam. Sedangkan kaki sebelah kanan pada bagian tumit mengalami patah tulang hingga mengeluarkan darah. Selain itu, bagian dada korban, serta tangan mengalami luka gores dan memar.

Kapolres Seluma AKBP Jeki Rahmad Mestika SIK melalui Kasat Reskrim AKP Rizka Fadilah SIK, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurutnya, setelah ditemukan dan diidentifikasi ternyata mayat laki-laki tersebut memang warga Selinsingan. Dijelaskan, setelah dilakukan pengecekan olah TKP bahwa diduga sementara korban mengalami kecelakaan kerja akibat dari jatuh dari atas pohon petai setinggi 8 Meter kemudian terguling sehingga masuk ke Sungai.



“Kita belum bisa pastikan penyebab korban meninggal.dan menjadi mayat ini. Namun masih melakukan penyidikan lebih lanjut,”tegasnya.

Rizka menerangkan, saat ini korban sudah dibawa ke RSUD Tais untuk dilakukan visum guna mengetahui luka-luka yang dialami korban.  “Keluarga korban setelah membuat surat pernyataan korban langsung dibawa pulang dan mengakui jika korban merupakan kecelakaan dalam bekerja,”pungkasnya kemarin.(333)