Temuan Mayat di Perkebunan Bengkulu Utara Akibat Serangan Jantung


IST/BE
Sulitnya akses menuju ke TKP, polisi bersama pihak medis baru bisa melakukan pemeriksaan dan evakuasi pada malam harinya, Kamis (18/3).

KETAHUN,bengkuluekspress.com – Terkait dengan adanya penemuan seorang mayat laki-laki yang tergeletak di jalan setapak perkebunan kelapa sawit pukul 14.00 WIB Kamis (18/3) lalu oleh seorang warga desa setempat. Dimana diketahui mayat tersebut atas nama Asep (52) yang berlamatkan di Dusun Limas Jaya Desa Air Sebayur Kecamatan Pinang Raya Kabupaten Bengkulu Utara (BU).
Kapolres BU, AKBP Anton Setyo Hartanto SIK MH melalui Kapolsek Ketahun, IPTU Indro Witayudha Prawira Strk menegaskan, bahwa mayat tersebut murni meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.
“Ya, dari hasil pemeriksaan untuk korban meninggal disebabkan serangan jantung, karena tidak ditemukan adanya kekerasan dari benda tumpul maupun tajam,”kata Indro.

Indro menambahkan, dikernakan sulitnya akses menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) membuat pihaknya bisa melakukan olah TKP dan pemeriksaan jenazah terkait temuan mayat tersebut pada pukul 20.30 WIB.
“Memang kejadian tersebut dikethui pada skitar pukul 14.00 wib siang, namun kerena sulitnya akses menuju ke TKP, kami bersma pihak medis baru bisa melakukan pemeriksaan dan evakuasi pada malam harinya,”ungkapnya.

Lebih lanjut Indro menuturkan, bahwa diketahui korban tersebut hanya tinggal seorang diri di kebun miliknya dan korban bukan penduduk asli, namun berasal dari Kabupaten Pringsewu Kabupaten Lampung. Untuk saat ini korban sudah dibawa pihak ke kampung halamannya di kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung menggunakan mobil ambulance milik Desa Air Sebayur Kecamatan Pinang Raya Kabupaten BU. Setelah sebelumnya telah diperiksa oleh pihak medis terkiat dengan virus corona.
“Allhamdukilkah dari hasil pemeriksaan korban tidak terpapar Covid-19, setelah dimandikan jenazah korban langsung di bawah ke Kampung halamannya di Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung,”tandasnya.(127)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*