Tempat Tunggu Pasien Semrawut

RIO-SULTAN SIDAK RSMY-- (2)BENGKULU, BE – Wakil Gubernur Sultan Bahktiar Najamudin terus melakukan roadshow di instansi-instansi yang merupakan ujung tombak pelayanan publik.  Setelah melakukan kunjungan ke SKPD di lingkungan Setda Pemprov, kemarin Sultan melakukan kujungan ke RSUD M Yunus.  Dia meninjau fasilitas dan ruangan rumah sakit. Setiap sudut ruangan rumah sakit tidak luput dari pantauan Sultan.  Namun, perhatian Sultan tertuju semrawutnya tempat tunggu pasien.  Dimana, dia melihat banyak keluarga pasien menunggu di jalan-jalan dan teras dengan tidak rapi.  Hal ini karena tidak ada tempat alternatif bagi keluarga pasien.
“Mereka perlu dibuatkan tempat baru. Kalau diteras-teras seperti ini, kesannya kumuh. Maka, rumah sakit harus menyediakan tempat khusus bagi keluarga pasien,” ujar Sultan.
Sultan berharap, kedepan pelayanan RSUD M yunus memiliki standar yang bagus. Sehingga pelayanan terhadap pasien dapat memuaskan. “Yang diutamakan adalah servis dan standarnya harus baik, dan orang yang sakit titik pertolonganya sangat tinggi, jika pelayanan lambat, maka pasien dan keluarganya  akan tersinggung bahkan bisa marah,” ujar Wagub saat melihat ruangan pasien kelas C di RSUD M Yunus.
Lebih lanjut ia mengatakan  untuk mengetahui standar bersih itu bisa dilihat dari  WC sebagai standarnya jika WC sudah bersih maka bisa dipastikan ruangan lainnya bersih.  Wagub juga mengatakan akan memberikan hadiah (reward) kepada para medis dokter, bidan dan perawat yang terbaik setiap bulannya, nanti ada 3 orang yang diberikan kategori terbaik untuk dokter, perawat dan bidan.
“Saya akan berkordinasi dengan direktur, Wadir, contoh paling kecil di sini belum ada  ruang tunggu keluarga pasien, pengunjung bisa kita rapikan, tidak semerawut, atau  overload dan dibangun fasilitas kata Ibu Direktur tadi mau dibangun lesehan pakai atap gazebo, agar membuat rumah sakit lebih nyaman. Ada penertiban itu lebih bagus, kalau bisa membuat sesuatu lebih baik,” katanya.
Sementara itu kunjungan perdana Wagub termuda di Indonesia ini diawali dengan memimpin apel PNS di lingkungan RSUD, kemudian dilanjutkan dengan meninjau beberapa ruangan  yaitu ruangan Andelwis tempat pasien anak-anak, ruangan kelas C teridiri dari 3 bangsa untuk perempuan, laki-laki pasien bedah.
Wagub didampingi oleh Direktur RSUD M  Yunus dr. Daysi Novira,M.Ars, Wadir Rekam medi dr Fitriadi dan beberapa kepala bagian di RSUD M Yunus.  Ia menyalami dan melihat kondisi pasien satu persatu, kemudian  melihat WC pasien di bangsal kelas C dan dilanjutkan dengan melihat pasien di ruang bedah. Sebelum pulang Wagub memberikan uang bukoan sebesar Rp 20 ribu untuk  masing-masing pasien, dan keluarga pasien yang menunggu di sepanjang jalan dari depan ruang ICU sampai ke ruangan kelas C.  “Saya minta agar dibuatkan tempat untuk keluarga pasien, jangan sampai mereka tidur di pelataran, di jalan, dan di samping ruangan, sebab mereka juga butuh istirahat,” ujar Wagub. (100)