Tembak Ditempat Pelempar Mobil

1
1. Dok/Bengkulu Ekspress
Pengamanan diperketat, dalam memberikan rasa aman kepada pemudik Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah. Kepolisian bakal melakukan tindakan tegas pada para penjahat. Bahkan siap melakukan tembak ditempat bagi pelaku kejahatan pelempar kaca mobil pemudik, bajing loncat dan aksi kriminalitas lainnya yang merugian pemudik.

SUKARAJA KABUPATEN SELUMA, Bengkulu Ekspress – Guna memberikan rasa aman kepada pemudik Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah. Kapolres Seluma Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Jeki Rahmad Mestika SIK, memberikan lampu hijau kepada personel kepolisian untuk melakukan menembak ditempat bagi pelaku kejahatan pelempar kaca mobil pemudik. Termasuk bagi penjahat bajing loncat.

“Silahkan tembak di tempat khusus mereka pelempar kaca mobil pemudik dan aksi bajing loncat yang meresahkan,” tegas Kapolres kemarin (11/6) kepada Bengkulu Ekspress.

Dalam memberikan rasa aman dalam berkendara bagi pemudik lebaran tahun ini. Kapolres menekankan seluruh wilayah hukum Polres Seluma, harus bersih dari aksi pelemparan kaca mobil dan tindak kejahatan lainnya. Mengingat ini menjadi perhatian khsusus dari sejumlah kasus yang terjadi. Pelaku lempar kaca mobil harus ditumpas. Begitu juga pelaku bajing loncat juga harus ikut ditumpas.

“Seluruh kriminalitas harus di tumpas dalam mudik lebaran kali ini. Begitu juga dengan pungutan liar di jalan lintas juga tidak diperbolehkan. Jika memanga da maka personil dilahkan untuk menangkap pelaku tersebut,” tegas Jeki.

Diterangkan, personil Polsek dan jajaran juga tetap diharuskan melakukan patroli lalu lintas. Termasuk melakukan patroli di sejumlah kawasan titik rawan kejahatan.  Selain itu, Begitu juga sejumlah lokasi dipasangi pamflet berisi ajakan untuk berkendara hati-hati di sejumlah rawan longsor dan banjir jika terjadi hujan. “Patroli dan imbauan tetap dilakukan agar kejadian tidak terjadi,” sampainya.

Jeki menerangkan, dari dua pospam lebaran di Sukaraja maupun di Tais dalam pantauan arus mudik masih belum terjadi secara signifikan. Namun jumlah kendaraan melintas akan bertambah ramai pada tiga hari sebelum lebaran.Untuk saat ini intensitas kendaraan melintas sedikit mengalami peningkatan. Terkhusus di pagi hari sebagian besar kendaraan dari Jakarta sudah melintas. “Pagi hari sudah kelihatan kendaraan dari arah jakarta masuk ke Bengkulu namun pada malam hari sedikit berkurang,”sambungnya.

Jeki mengharapkan, kepada pengendara yang merasa lelah atau mengantuk untuk dapat beristirahat sejenak. Agar tidak terjadi kecelakaan, mengingat mengantuk dan keletihan merupakan salah satu faktor penyumbang kecelakaan berlalu lintas. “Kita harapkan pemudik bisa menggunakan waktu istrahat agar bisa menghindari kecelakan berlalu lintas karena mengantuk dan lelah dalam berkendara,” harapnya.(333)