Telkom Bengkulu Siapkan Capex Rp 20 Miliar

Wujudkan 100 Persen Fiber Optik

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Guna meningkatkan kualitas layanan information and communication technology (ICT) dan mendukung digitalisasi secara nasional, PT Telkom Indonesia, (Persero) Tbk (Telkom), Witel Bengkulu memberikan dukungan kepada daerah-daerah termasuk Provinsi Bengkulu dengan mencanangkan program modernisasi jaringan ICT menjadi 100 persen fiber optik. Untuk mewujudkan hal ini di Provinsi Bengkulu, Telkom Witel Bengkulu telah menyiapkan Capital Expenditure (Capex) sebesar Rp 20 Miliar.

GM Telkom Witel Bengkulu, Nugroho Setio Budi mengungkapkan, hingga saat ini di Provinsi Bengkulu infrastruktur kabel fiber optik baru mencapai 60 sampai 70 persen. Oleh karena itu, PT Telkom Witel Bengkulu berharap di Provinsi Bengkulu kedepan fiber optic sudah mencapai 100 persen. “Kami berencana untuk membuat fiber optic di berbagai daerah termasuk Bengkulu menjadi 100 persen,” ujar Budi, kemarin (28/1).

Pencanangan modernisasi jaringan fiber optik ini bertujuan untuk menjadikan Provinsi Bengkulu menjadi kawasan modern. Sekaligus membantu Pemerintah dalam menerapkan program Smart City Nusantara (SCN) secara optimal.

“Ini komitmen kami untuk mewujudkan SCN di Provinsi Bengkulu,” sambung Budi.
Kehadiran infrastruktur fiber optik di Bengkulu merupakan bentuk komitmen Telkom untuk mewujudkan SCN dengan meningkatkan kualitas layanan ICT bagi masyarakat. Karena layanan ICT berbasis fiber optik nantinya mampu menghadirkan performa yang jauh lebih baik, bahkan hingga ke tahapan internet of things (IOT), seperti home security, office security, transportation system, hingga government system, yang mendukung penerapan SCN

“Semua itu adalah untuk masyarakat Bengkulu dan Pelanggan setia Telkom Bengkulu,” jelas Budi.
Hingga saat ini terdapat hampir 51 ribu pelanggan Telkom di Provinsi Bengkulu yang diharapkan dapat membantu peningkatan ekonomi daerah di masa mendatang dan mendorong terwujudnya Bengkulu menjadi salah satu provinsi berbasis digital di Indonesia. “Melalui sistem telekomunikasi berbasis 100 persen fiber optik ini, Telkom mendorong peningkatan perekonomian daerah, khususnya di Provinsi Bengkulu,” lanjut Budi.

Tak tanggung-tanggung, untuk mewujudkan hal ini Telkom bahkan telah menyiapkan dana hingga Rp 20 milyar agar rencana ini bisa berjalan dengan baik. Anggaran ini diharapkan mampu mewujudkan Provinsi Bengkulu sebagai broadband city dengan fiber optic mencapai 100 persen. “Kami berharap rencana ini segera terwujud,” tutur Budi.

Pihaknya berharap rencana ini bisa diterapkan dan kedepannya Telkom dapat terus meningkatkan kualitas layanan ICT bagi masyarakat.

“Layanan ICT berbasis fiber optik nantinya diharapkan mampu menghadirkan performa yang jauh lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat, ” tutup Budi. (999)