Telat Datang, Peserta CPNS Langsung Gugur

Foto : IST

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Ini informasi penting, pagi peserta CPNS Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu yang akan mengikuti ujian seleksi seleksi kompetensi dasar (SKD) yang akan digelar pada 9 Februari mendatang di Universitas Bengkulu (Unib). Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian (PPIK) BKD Provinsi Bengkulu, Rufran SSos mengatakan, peserta yang akan mengikuti SKD, wajib datang satu jam sebelum pelaksanaan SKD dimulai. Jika terlambat, maka dipastikan, akan gugur sebelum mengikuti seleksi SKD.

“Jam 08.00 WIB itu, sudah ada di depan kompter. Kalau terlambat langsung gugur,” ujar Rufran kepada BE, kemarin (21/1).

Persiapan peserta untuk tes CPNS, memang harus diluangkan waktu jauh-juah hari. Minimal kedatangan peserta ke UNIB itu, pukul 06.00 WIB sampai 07.00 WIB. Sebab, banyak proses yang akan dilakukan sebelum tes. Seperti registrasi ulang, pengambilan pin peserta oleh panitia, hingga antri dan sterilisasi untuk masuk ke ruangan tes. “Jangan sampai ada yang terlambat,” tambahnya.

Rufran menegaskan, peserta tidak akan ada yang ditolerasi, ketika terlambat datang. Namun demikian, dikecualikan bagi peserta yang benar-benar fatal berhalangan, sehingga terlambat datang. “Kalau sudah fatal kita toleransi. Tapi harus ada surat keterangan yang membenarkan itu terjadi. Mudah-mudahaan tidak ada,” ungkap Rufran. Sementara, untuk pakaian sendiri, peserta wajib menggunkan baju putih dan celana hitam. Secara aturan teknisnya nanti akan disampaikan oleh BKN. Jika sudah keluar, maka akan diumumkan. Sehingga peserta tidak salah dalam menggunakan kostum ketika tes dimulai. “Nanti akan kita umumkan, kalau sudah ada aturan resminya,” ujar Rufran.

Untuk tim sendiri yang akan berjaga di lokasi tes, BKD Provinsi sudah menyiapkan tim diluar Gedung tes. Untuk didalam ruangan tes, semuanya diserahkan oleh tim Badan Kepegawaian Nasional (BKN). “Yang ada diruangan tes mengawas itu cuma dari tim BKN. Saya saja tidak bisa masuk, apalagi orang lain diluar peserta dan pengawas. Jadi memang benar-benar disterilkan,” tuturnya. Begitupun dengan alat-alat tes, seperti buka dan pensil ataupun pena. Semuanya sudah disiapkan dalam ruangan. Peserta tidak diizinkan untuk membawa sendiri, termasuk membawa barang lainnya, juga tidak diperbolehkan. “Semua alat sudah kita siapkan,” pungkas Rufran. (151)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*