Tekuk Yunani, Jerman Tunggu Inggris-Italia

Permainan bertahan yang disajikan Yunani, mampu ditembus penyerang-penyerang Jerman. Terbukti, kendati di babak pertama sempat kesulitan menembus pertahanan tersebut, namun akhirnya pertahanan itu porak-poranda digempur pasukan Der PanzerJerman menang 4-2 atas Yunani pada perempat final Piala Eropa, di Arena Gdansk, Jumat (22/6).

Jerman merupakan tim kedua melaju ke semi final, setelah Portugal.  Lawan mereka masih menunggu laga penentuan, Inggris versus Italia. Semifinal akan berlangsung di Stadion Nasional Warsawa, 28 Juni mendatang.

“Kami mengalami kesulitan di 10-15 menit awal. Kami punya banyak peluang untuk unggul melawan Yunani yang menampilkan permainan sangat bertahan. Padahal harusnya kami tidak merasakan hal ini. Dalam kondisi ini, jika Anda tak mencetak gol di masa itu, segalanya akan mulai sulit,” ungkap Lahm di situs resmi UEFA.

“Kami mencetak gol pertama. Selanjutnya mereka mampu menyamakan kedudukan. Gol tersebut seharusnya tidak terjadi, kalau kami tidak bermain terlalu ceroboh, dan pada bagian tertentu juga terlalu lambat. Kesalahan-kesalahan itu, membuat gol itu. Kami akan mengevaluasi pertandingan tadi, dan tidak akan mengulanginya lagi pada laga semifinal nanti,” akunya.

Tim besutan Joachim Loew lebih dulu unggul lewat Philipp Lahm pada menit ke-39. Ia memanfaatkan bola kiriman Mesut Oezil. Disambut dengan tendangan kaki kanan di luar kotak penalti. Bola melesat masuk sudut kiri atas gawang, justru setelah kena sentuhan tangan Michail Sifakis.

Giorgos Samaras mengubah kedudukan di menit ke-55 menjadi 1-1. Dimitris Salpingidis menggiring bola di sektor kiri pertahanan lawan dan mengakhiri larinya dengan melepaskan umpan silang. Dalam kawalan 2 pemain Jerman di tengah kotak penalti, Samaras meloloskan bola ke dalam gawang Manuel Neuer dengan kaki kanan.

Enam menit kemudian, giliran Sami Khedira membuat Jerman unggul. Dari tengah kotak penalti, ia menyepak bola kiriman Boateng masuk tengah atas gawang Sifakis.

Miroslav Klose memperbesar keunggulan Jerman di menit ke-68. Tandukan Klose menyambut tendangan bebas yang dilepaskan Oezil, tidak mampu dihadang kipper Yunani, Michail Sifakis.

Marco Reus menjadi pencetak gol keempat pada menit ke-74. Ia menundukkan kiper Yunani dengan tendangan kaki kanan dari tengah kotak penalti, memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Klose yang dimentahkan Sifakis.

Semenit menjelang injury time, Yunani mendapat penalti, karena handsball yang dilakukan Boateng dalam usaha menghalau tembakan Vasilis Torosidis. Salpingidis mengeksekusi penalti, menembakkan bola masuk sudut kiri bawah gawang Neuer.

Menurut catatan UEFA, penguasaan bola Philipp Lahm dkk. mencapai 71 %. Sepanjang pertandingan, Jerman melakukan 24 tembakan yang 14 di antaranya mengarah ke gawang. “Itu adalah penampilan yang berkelas. Kami bangga pada tim,” sahut Loew seperti dilansir Reuters.

Susunan pemain

Yunani: 13-Michail Sifakis; 5-Kyriakos Papadopoulos, 19-Sokratis Papastathopoulos, 3-Giorgios Tzavellas (16-Giorgios Fotakis 46), 15-Vasilis Torosidis; 2-Giannis Maniatis, 6-Grigoris Makos (9-Nikos Liberopoulos 72); 21-Kostas Katsouranis, 7-Georgios Samaras, 18-Sotiris Ninis (17-Theofanis Gekas 46); 14-Dimitris Salpingidis

Jerman: 1-Manuel Neuer; 14-Holger Badstuber, 5-Mats Hummels, 16-Philipp Lahm, 20-Jerome Boateng; 6-Sami Khedira, 7-Bastian Schweinsteiger; 9-Andre Schurrle (13-Thomas Muller 67), 21-Marco Reus (19-Mario Gotze 80), 8-Mesut Oezil; 11-Miroslav Klose (23-Mario Gomez 80)

Wasit: Damir Skomina