Tekan Kecelakaan, Polres Gelar MRSF

ERICK/Bengkulu Ekspress LEPAS: Kapolres Lebong bersama pihak terkait saat melepas peserta MRSF yang berjalan lancar dan diikuti ribuan kaum milenial.

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Sekitar 3.200 peserta ikut mensukseskan kegiatan Milenial Road Safety Festival (MRSF) yang digelar Polres Lebong, kemarin (10/02) yang dipusatkan di depan Kantor Bupati Lebong . Peserta yang didominasi kaum milenial yang usianya mulai dari 17 hingga 35 tahun dari berbagai komunitas motor, pelajar, karang taruna. Dikatakan Kapolres Lebong, AKBP Andree Ghama Putra SH SIK, MRSF dilaksanakan sebagai upaya pihaknya untuk memberikan pengetahuan kepada kalangan milenial di Kabupaten Lebong untuk selalu tertib dalam berlalu lintas di jalan umum.

“Ini salah satu upaya untuk mengurangi angka kecelakaan lalulintas di Kabupaten Lebong yang mana masih banyak dialami oleh para kaum milenial,” jelasnya, kemarin (10/02).

Ditambahkan Kapolres, angka kecelakaan di Kabupaten Lebong kurun waktu 5 tahun terakhir (2014-2018) setidaknya sebanyak 66 kasus. Dari jumlah tersebut 52 orang meningal dunia, 22 mengalami luka berat dan 47 orang mengalami luka ringan. “Kita tidak ingin kejadian demi kejadian lakalantas terus terjadi di Kabupaten Lebong yang sampai merenggut nyawa maupun luka,” ucapnya.



Untuk itulah, dengan dilaksanakannya acara MRSF dapat menurunkan angka kecelakaan dan menurunkan tingkat fasilitas korban kecelakaan. Selain itu kedepan, para generasi milenial bisa lebih tertib lagi dalam berlalulintas.  “Sehingga terwujudnya budaya tertib lalulintas di Kabupaten Lebong, sehingga menuju Indonesia gemilang,” ujarnya.

Untuk diketahui ada beberapa faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalulintas. Terutama yang terjadi oleh para kaum milenial, yaitu faktor manusia yang masih ugal-ugalan membawa kendaraan, kendaraan sudah banyak yang tidak standar dan mengalami kerusakan namun terus dijalankan. Selain itu, juga faktor jalan, yaitu terdapat jalan yang rusak serta faktor alam.

“Dari faktor tersebut terbanyak penyebab lakalantas karena faktor manusianya,” sampainya.

Sementara itu, Bupati Lebong, H Rosjonsyah SIP MSI meminta, kepada seluruh masyarakat Lebong terutama dari kaum milenial untuk bisa menjadi pelopor keselamatan dalam berlalulintas baik di wilayah Kabupaten Lebong maupun diluar. “Saya mengajak seluruh masyarakat Lebong untuk menunjukan bahwa masyarakat Lebong adalah masyarakat yang taat dalam berlalulintas,” singkat Bupati.(614)