Tebing Suratin Makan Korban

lokasi laka tebing suratinARGA MAKMUR, BE – Haryanto (45) dan Mamat (44), warga Desa Samban Jaya, Batik Nau, Bengkulu Utara sekitar pukul 02.00 WIB dinihari kemarin terpaksa dilarikan ke RSUD Arga Makmur.

Pasalnya motor mereka terjun ke jurang Tebing Suratin yang amblas 21 januari lalu yang hingga saat ini belum diperbaiki. Awalnya keduanya mengendarai sepeda motor Supra X hendak menjenguk keluarga yang sakit di RSUD Arga Makmur.

Namuan karena tak mengetahui kalau jalan tersebut longsor, korban tetap memacu motornya dengan kecepatan tinggi. Akibatnya motor BD 4538 berwarna hitam itu terjun bebas ke jurang Tebing Suratin.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung membantu keduanya dan menghubungi pihak keluarga korban. Diketahui Haryanto sebagai pengemudi kendaraan mengalami patah kaki di sebelah kanan, sedangkan Mamat memar di sekujur tubuh. Sedangkan kendaraan mereka rusak parah di bagian depan.

“Saya gak ingat lagi bagaimana kejadiannya, yang jelas kami tidak tahu kalau jalan itu putus. Sedangkan jalan itu sendiri tidak diportal,” ungkap Mamat saat ditemui di RSUD.

Bapak dua anak itu diketahui sempat terbawa arus namun segera ditarik rekannya Haryanto, dan paginya korban juga sempat amnesia saat ditanya kronologi kejadian tersebut. Pihak keluarga dengan segera berdatangan ke RSUD pun sangat menyayangkan lambannya tindakan pemerintah memperbaiki jalan yang berada di Tebing Suratin itu. “Kami harap dengan sudah adanya korban seperti ini pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut,” harap Widya, anak korban.

Sementara saat dikonfirmasikan ke kepala BPBD kabupaten, Drs Rahmat Riyanto mengatakan sudah memberitahu pihak provinsi untuk perbaikan jalan tersebut dan sangat menyayangkan lambannya penanganan tersebut. “Kita sudah lakukan portal jalan pasca longsor itu, tapi dibuka oleh warga yang usil. Seharusnya pemortalan jalan tetap terjaga,”  kata dia. (117)