Tato Cincin Akankah Menjadi Trend?

Bertukar cincin pada pasangan pengantin melambangkan cinta kasih mereka satu sama lain ketika melangsungkan pernikahan, tapi sekarang ini lambang pernikahan itu akan diganti dengan sebuah tato cincin.

Pekan ini, Katie Waissel mengumumkan pertunangannya dengan model Brad Alphonso. Mereka berdua mengunggah foto tangan masing-masing yang menunjukkan tato hati pada jari-jari tangan mereka. Tren ini juga sedang diikuti oleh bintang tennis Kim Clijsters, yang mengungkapkan pertunangannya dengan menunjukkan tato cincin pada jari manisnya.

Lantas, apa yang terjadi dengan kesakralan sebuah cincin pernikahan jika simbol tersebut diganti dengan sebuah tato? Mungkin, memang jauh lebih mudah dan menunjukkan bahwa pasangan itu tidak akan dapat bisa berselingkuh di masa yang akan datang.

Munculnya fenomena sebuah tato cincin didasari karena makin meningkatnya perceraian yang terjadi di Inggris pada saat ini. Hal itu kemudian menjadi alasan masuk akal ketika melukis gambar sebuah cincin pada jari manis menjadi permanen, dengan maksud jika terjadi sebuah perselingkuhan, maka dengan tato cincin tersebut mengingatkan mereka bahwa dia telah menikah.

Dari sisi positifnya, sebuah tato cincin jauh lebih murah dari harga cincin asli. Selain itu, ada juga kemungkinan pasangan tidak dapat menghilangkan cincin hanya karena alasan jatuh atau tertinggal di kamar mandi.(**)