Target Retribusi Terminal Sulit Tercapai

Foto : Kepala Dishub Benteng, Durani Usman

BENGKULU TENGAH, Bengkulu Ekspress – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) merasa galau dengan beban target retribusi terminal tahun 2019 ini. Pasalnya, hingga pertengahan tahun 2019 ini, sumber retribusi belum juga bisa memberikan sumbangsih. Kepala Dishub Kabupaten Benteng, Durani Usman SP menjelaskan, kondisi seperti ini membuat dirinya merasa pesimis bahwa target retribusi akan tercapai.

“Bagaimana mau mencapai target, sampai saat ini terminal angkutan barang belum bisa difungsikan,” ungkap Durani.

Dijelaskan Durani, terminal belum bisa difungsikan karena mengalami kerusakan parah. Kondisi tersebut tak layak untuk digunakan menarik retribusi kepada seluruh kendaraan angkutan barang yang melintas. “Kalau semua terminal sudah diperbaiki dan kendaraan bisa masuk ke lokasi terminal, target Rp 300 juta dalam setahun tak begitu besar,” kata Durani.

Disampaikan Durani, Kabupaten Benteng memiliki 3 (tiga) terminal yang tersebar di beberapa kecamatan. Yakni, terminal di Kelurahan Taba Penanjung, terminal di Desa Nakau Kecamatan Talang Empat dan terminal di Desa Pasar Pedati Kecamatan Pondok Kelapa. Durani mengungkapkan, masing-masing terminal memiliki kerusakan yang hampir sama dan membutuhkan anggaran besar untuk perbaikan.

Ditahun ini, lanjutnya, Dishub memang mendapat kucuran dana untuk rehab terminal di Desa Pasar Pedati. Hanya saja, perbaikan jalan dan loket terminal baru akan selesai pada akhir tahun. Dengan demikian, terminal baru bisa dioperasikan pada tahun 2020 mendatang.

“Sedangkan, untuk 2 terminal lainnya belum diketahui kapan bisa diperasikan. Jelasnya, setelah diperbaiki. Sehingga, seluruh kendaraan bisa masuk ke lokasi terminal agar retribusi bisa dipungut. Jika dipungut di jalan lintas, itu tidak diperbolehkan,” pungkasnya.(135)