Target Bekuk DPO Jambret

Pelaku Jambret (4)
1. Budhi//Bengkulu Ekspress
Anggota Reskrim Mapolsek Muara Bangkahulu, saat menunjukan sepeda motor dan sajam yang ditemukan dijok motor milik pelaku jambret berinisial F dan temannya beberapa waktu yang lalu.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Seorang lagi pelaku jambret yang menewaskan siswi SMAN 2 Kota Bengkulu, hingga kini belum tertangkap. Polisi terus memburu dan menargetkan menangkap segera pelaku yang beraksi di kawasan dekat Pom Bensin Rawah Makmur Kota Bengkulu, sekitar pukul 20.00 WIB, Kamis malam (2/8) tersebut. Polisi pun telah memasukkan pelaku ke daftar pencarian orang (DPO).

Ditegaskan Kapolres Kota Bengkulu AKBP Prianggodo Heru Kun Prasetyo SIk melalui Kasat Reskrim AKP Indramawan SIk, sesuai intruksi Kapolres, pelaku harus ditangkap.

“Inisial pelaku sudah kita kantongi, pelaku ini akan terus kita kejar hingga dapat karena akibat kejadian itu dua orang perempuan kakak beradik Desvi (17) dan Elfira (15) menjadi korban. Bahkan satu orang korban Desvi meninggal dunia setelah koma beberapa hari,” ucapnya kemarin (26/8).

Sekarang ini pelaku didiga tidak lagi berada di Kota Bengkulu. Meski begitu, kuat dugaan dia masih berada di wilayah Provinsi Bengkulu.¬† ”Lokasinya dimana masih kita selidiki,” bebernya kepada Bengkulu Ekspress.

Untuk pelaku berinisial F yang berhasil diamankan warga dan diserhakan ke Polsek Muara Bangkahulu beberapa waktu lalu. Saat ini masih dalam pemeriksaan. Dalam waktu dekat ini akan berkasnya segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri untuk disidangkan. “Untuk tersangka F proses pemeriksaan dan pemberkasan sudah hampir tuntas. Tinggal kita serahkan ke Kejari untuk proses persidangannya,” tutupnya.

Seperti diketahui, kedua korban perempuan kakak beradik Desvi (17) dan Elfira (15), warga Rawa Makmur Permai Gang Merpati 17, Kota Bengkulu, menjadi korban penjambretan saat sedang mengendarai sepeda motor di seputar kawasan pom bensin Coco, Rawa Makmur Kota bengkulu. Keduanya dijambret 2 orang pria yang juga mengendarai sepeda motor.

Saat sedang berkendara dimalam hari, tanpa disadari korban diiringi sepeda motor yang dikendarai pelaku. Tiba-tiba tas korban dijambret pelaku yang diketahui berinisial F dan temannya dari arah belakang.



Korban sempat berteriak minta tolong sembil mencoba mengejara pelaku dan berhasil menabrakkan motornya ke motor pelaku. Pelaku sebenarnya sempat terjatuh, namun seorang berhasil melarikan diri. Sementara kedua korban terhempas ke aspal jalan. Akibatnya, kakak beradik ini mengalami luka cukup parah dibagian kepala, tangan dan kaki. Korban Desvi menghadap sang pencipta setelah koma beberapa hari di Rumah Sakit Rafflesia, Kota Bengkulu. (529)