Tanjung Raman Bangun Jalan Alternatif

Bakti/Bengkulu Ekspress
JALAN ALTERNATIF : Kades, perangkat desa, BPD dan masyarakat menunjukkan jalan alternatif keluar dan masuk ke Desa Tanjung Raman yang dibangun dari DD tahun 2018, Rabu (6/2).

TANJUNG RAMAN, Bengkulu Ekspress – Dana Desa (DD) 2018 dimanfaatkan secara maksimal oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjung Raman, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). Salah satunya digunakan untuk membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Diantaranya, membangun jalan alternatif ke luar dan masuk desa.

“Salah satu item pembangunan infrastruktur yang dikerjakan pada tahun 2018 ini ialah membuka badan jalan sepanjang 4.500 meter dengan lebar 6 meter,” kata Kepala Desa (Kades) Tanjung Raman, Dodi Erianto usai Musyawarah Desa Serah Terima (MDST) Pembangunan Kepada Masyarakat, Rabu (6/2).

Selain bisa menjadi jalan alternatif, sambung Kades, akses jalan yang dibuka juga merupakan salah satu jalan usaha tani (JUT). Dimana, jalan tersebut sengaja dibangun untuk mempermudah masyarakat mengangkut hasil perkebunan.



Baik perkebunan karet, sawit, kopi maupun padi. “Sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai petani. Karena itulah, JUT merupakan impian sejak lama. Alhamdulillah, tahun 2019 ini sudah terealisasi,” tambah Kades.

Ditahun 2018, jelas Kades, pihaknya mendapat kucuran DD sebesar Rp 716.516.499. Selain pembukaan jalan, pihaknya juga telah membangun beberapa infrastruktur yang dianggap penting. Meliputi, pembangunan jembatan desa, pembangunan rabat beton, pemasangan jaringan internet, saluran drainase, serta pemasangan gorong-gorong dan plat deker.

“Seluruh item pembangunan merupakan hasil kesepakatan bersama yang tertuang dalam pembahasan musyawarah rencana pembangunan desa (musrenbangdes) tahun 2018 lalu. Apa yang diinginkan oleh masyarakat, itulah yang menjadi prioritas,” kata Kades.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanjung Raman, Asep Hadinata mengungkapkan, DD merupakan program pemerintah yang membantu percepatan pembangunan, terutama di tingkat desa. “Saya berharap pembangunan dari DD bisa terus berlanjut. Terkhusus jalan alternatif yang dibuka pada tahun 2018, kami berencana untuk melajutkan pembangunan ditahun 2019 ini,” kata Asep.

Terpisah, Camat Taba Penanjung, Sofyan Ansori mengimbau kepada Kades, BPD serta seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan sinergisitas dan menjaga kekompakan dalam membangun desa. “Infrastruktur yang telah dibangun dari DD merupakan aset desa. Sebab itulah, aset yang ada harus dijaga dengan baik agar bisa dinikmati bersama,” imbau Camat.(135/krn)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*