Tanggul Jebol, Ribuan Hektar Sawah Terancam

NYARIS: Dinding irigasi Palak Bengkerung nyaris ambruk akibat dihantam arus sungai saat meluap.

AIR NIPIS, bengkuluekspress.com – Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bengkulu Selatan (BS), Minggu (6/7) sore hingga malam hari, menyebabkan sungai Air Nipis meluap. Hal itu menyebabkan tanggul irigasi di Desa Palak Bengkerung jebol. Sehingga air tidak bisa masuk lagi ke saluran irigasi. Akibatnya ribuan sawah petani di Kecamatan Air Nipis dan Seginim kekeringan.

“Kejadian tanggul jebol Minggu malam, saat sungai air Nipis meluap,” kata Sugi, salah satu warga setempat.

Dikatakan Sugi, luapan sungai tersebut tidak hanya menjebol tanggul, tapi menyebabkan abrasi di dekat jembatan Desa Palak Bengkerung, Air Nipis. Bahkan saat ini dinding irigasi nyaris ambruk. Hal itu disebabkan oleh arus sungai yang terus menghantam tanah di pinggir saluran irigasi.

“Kalau sekali lagi sungai meluap, saya yakin dinding irigasi akan ambruk,” ujarnya.

Dijelaskan Sugi, beberapa waktu lalu sungai air Nipis meluap. Saat itu sudah menggeser tanggul dan membuat abrasi di pinggir irigasi. Kemudian Minggu sore sungai kembali meluap dan hal itu menyebabkan tanggul benar-benar jebol dan bahkan dinding irigasi nyaris ambruk. Akibatnya, saat ini air tidak bisa lagi masuk ke saluran irigasi. Dengan begitu, sawah petani terancam tidak bisa digarap. Sebab sawah sangat tergantung dengan air.

“Bukan hanya sawah, kolam air deras warga juga terancam tidak bisa beroperasi, kami sangat berharap pemda segera memperbaikinya, agar sawah dan kolam air deras bisa berproduksi,” harapnya.

Bupati BS,Gusnan Mulyadi SE MM mengaku dengan kejadian bencana alam tersebut, dirinya sudah menghubungi pihak Balai Bengkulu. Sebab saat ini sedang ada kegiatan balai di dekat irigasi tersebut.

“Kejadian ini sudah kami sampaikan ke pihak balai, mereka akan segera menindaklanjutinya,” ujar Gusnan. (369)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*