Tangan Diborgol, Ngaku Kena Peluru Nyasar

Ngaku-Korban Peluru Nyasar saat Gerbek Bandar Togel (2)
BENGKULU, BE – Seorang pasien RSUD M Yunus, Rahmad Hidayat (29), warga Pasar Ujung Kecamatan Kepahiang mengaku menjadi korban tembakan peluru nyasar. Korban dirawat di ruang observasi IGD RS M Yunus mulai Kamis (20/8) dengan luka tembak di bagian kaki kiri.
Rahmad mengakui menjadi korban peluru nyasar saat mengantar seorang anggota Polres Kepahiang ke rumah seorang bandar togel atas nama Mud di Desa Air Raman Kecamatan Bermani Ilir Kabupaten Kepahing Kamis lalu. Saat tengah dilakukan pengeberebekan di TKP (Tempat Kejadian Perkara) korban tertembak. “Mau tidak mau ditangkap, karena saya ada disitu. Saat itu saya tengah antar anggota (Widi) ke lokasi tiba-tiba ada penggerebekan,” ungkapnya.
Namun pria yang mengaku berprofesi sebagai tukang ojek ini menyebutkan tidak mengetahui pihak-pihak yang melakukan penggerebekan tersebut. “Katanya mau jalani operasi, sudah dua hari di sini (rumah sakit),” sebutnya sembari meringis menahan rasa sakit. Belum ada penjelasan terkait dengan korban peluru nyasar tersebut, yang menggunakan baju hitam celana pendak ini meski tangannya selalu menggunakan borgol serta diawasi beberapa anggota kepolisian disekitar tempat korban dirawat. (320)