Tanamkan Jiwa Entrepreneur

ARY/Bengkulu Ekspress
Rektor IAIN Curup saat menyerahkan cinderamata saat pembukaan kuliah Iftitah di Aula IAIN Curup Kamis (13/9) kemarin. Dalam kesempatan tersebut Rektor mengajak mahasiswa untuk menanamkan jiwa entrepreneur.

CURUP, Bengkulu Ekspress – Rektor IAIN Curup Dr Rahmad Hidayat MAg MPd meminta mahasiswa IAIN Curup untuk menamkan jiwa entrepreneur atau wirausaha dalam diri mereka. Hal tersebut disampaikan Rektor saat membuka kegiatan kuliah iftitah untuk mahasiswa baru yang digelar di Aula IAIN Curup, Kamis (13/9) kemarin.

Menurut Rahmad, Kuliah Iftitah ini diperuntukkan untuk seluruh Mahasiswa IAIN Curup sebagai bagian daripengenalan Budaya Kampus IAIN Curup. Dimana tema dalam kegiatan kali yaitu Membangun Sinergitas Antara Perguruan Tinggi dan Mitra Strategis Dalam Menumbuh Kembangkan Jiwa Enterpreuner di Kalangan Mahasiswa Islam.”Sesuai tema yang diangkat saya harapkan para mahasiswa sekalian dapat menanamkan jiwa enterpreneur didalam diri,” sampai Rahmad.

Pentingnya seseorang untuk menanamkan jiwa entrepreneur, karena menurut Rahmad dalam pandangan Islam, bekerja dan berusaha, termasuk berwirausaha boleh dikatakan merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia karenakeberadaannya sebagai khalifah fil-ardh dimaksudkan untuk memakmurkan bumi dan membawanya ke arah yang lebih baik.

Kerangka pengembangan kewirausahaan di kalangan tenaga pendidik dirasakan sangat penting. Karena pendidik adalah agent of change yang diharapkan mampu menanamkan ciri-ciri, sifat dan watak serta jiwa kewirausahaan atau jiwa entrepreneur bagi peserta didiknya.

“Disamping itu jiwa entrepreneur juga sangat diperlukan bagiseorang pendidik, karena melalui jiwa ini, para pendidik akan memiliki orientasi kerja yang lebih efisien, kreatif, inovatif, produktif serta mandiri,” jelas Rahmad Lebih lanjut ia menjelaskan,



keberhasilan seorang entrepreneur dalam Islam bersifat independen, yang mana menurut Rahmad keunggulannya berpusat pada integritas pribadinya, bukan dari luar dirinya. Hal ini selain menimbulkan kehandalan menghadapi tantangan, juga merupakan garansi tidak terjebak dalam praktek–praktek negatif dan bertentangan dengan peraturan, baik peraturan agama maupun peraturan teknis negara tentang usaha.

Kegiatan kuliah Iftitah IAIN Curup kemarin cukup sepesial, karena hadir sebagai narasumber adalah Dr Andrinof Achir Chaniago, MSi, yang merupakan Komisaris Utama /komisaris independen pada Bank Rakyat Indonesia.

Dalam pemaparannya, Dr Andrinof mengungkapkan bahwa, semangat mahasiswa dan mahasiswi di IAIN Curup ini sangat luar biasa ingin belajar, dan didukung dengan IAIN Curup yang berkualitas tentu ini dapat memberikan pencerahan dan motivasi bagi mahasiswa baik mahasiswa yang baru maupun mahasiswa yang lama, dan harapannya IAIN Curup harus optimis menjadi pusat pencerahan dan pusat pengembangan ilmu dan budaya, Karena Kabupaten Rejang Lebong ini merupakan daerah yang sangat potensial untuk pengembangan pendidikan,pengembangan budaya,pengembangan agama dan pengembangan ekonomi.

“Seorang entrepreneur harus bisa memanfaatkan potensi yang ada, potensi yang real disitulah nilai dan jiwa entrepreneur,” sampai Dr. Andrinof.

Dalam kesempatan ini pula BRI Cabang Curup mengenalkan apa itu agen BriLink, serta BRI Cabang Curup pula memberikan 20 ATM Brizzi yang dapat ditukar di Alfamart, Indomaret dan toko-toko yang bekerjasama dengan BRI. Brizzi masing-masing senilai 250 ribu rupiah ini diberikan kepada mahasiswa yang memberikan pertanyaan dan yang bisa menjawab pertanyaan.(251)