Tanah Bergerak, Bupati Minta Warga Tak Panik

CEK: Bupati Kaur, Gusril Pausi bersama Kapolres Kaur dan Kepala OPD terkait saat mengecek langsung tanah bergerak di Desa Air Pahlawan, Selasa (10/3).

NASAL, Bengkulu Ekspress – Bupati Kaur Gusril Pausi SSos MSi, bersama dengan Kapolres Kaur AKBP Puji Prayitno, SIk, dan beberapa Kepala OPD terkait Selasa (10/3) sore, mengunjungi fenomena tanah retak di Desa Air Pahlawan Kecamatan Nasal.

Kunjungan ini juga sekaligus menyalurkan bantuan kepada para warga yang terkena dampak dari fenomena itu.Kunjungan ini lantaran sampai saat ini, warga yang bermukim di daerah itu was-was. Hingga kemarin, posko yang didirikan di balai desa masih tetap dibuka untuk umum.

Dalam kunjungan itu bupati juga membawa tim ahli untuk melihat langsung fenomena yang terjadi dan mencari tahu penyebabnya. “Kita imbau warga jangan panik. Upayakan menghindari dari bangunan yang berpotensi dapat roboh,” kata bupati, selasa (10/3).

Dikatakan bupati, terkait dengan pemukiman penduduk yang tak layak lagi ditempati, bupati mengaku akan mencarikan solusinya. Berdasarkan laporan BPBD yang sudah melakukan pengecekan sebelumnya, pihaknya sudah mendata dan mengusulkan dilakukan pembangunan unit transmigrasi atau pemukiman baru mengganti pemukiman penduduk di daerah itu.

“Selain menunggu usulan yang disampaikan BPBD, kita juga akan memikirkan langkah-langkah lain,” kata bupati.

Kepala BPBD Kaur, Ujang Syafiri SPd juga menyampaikan, data yang ada dipihaknya, ada 23 pemukiman penduduk yang perlu dilakukan pemindahan, namun bila pemindahan ini dilakukan, maka seluruh warga di dusun itu juga harus direlokasi.

“Kalau direlokasi tentu keseluruhan pemukiman penduduk yang ada. Saat ini yang berdampak ada 81 jiwa dari 23 Kepala Keluarga (KK),” ujarnya.

Sementara itu, Camat Nasal Sirajuddin Aksa mengatakan, bahwa masyarakat Desa Air Pahlawan sekarang sudah mengungsi di serba guna Desa Air Pahlawan.”Lebih satu bulan. Yang kini masih ada warga yang bertahan, tetapi mereka tidak tahan lagi dikarenakan takut ada apa-apa,” tandasnya. (618)