Tambang Segera Ditutup

KEPAHIANG, BE- Tuntutan warga Desa Lubuk Penyamun, Kecamatan Merigi, agar aktivitas penambangan pasir di daerahnya segera ditutup, akhirnya direspon oleh Pemkab Kepahiang. Bahkan Bupati Kepahiang Drs Bando Amin C Kader, MM serta Wabup Bambang Sugianto SH MH kepada BE menyatakan jika tambang yang tidak menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) bagi Kepahiang tersebut akan segera ditutup. “Solusinya yaitu tambang tersebut harus ditutup,” ujar Bupati di sela-sela acara Maulud Nabi Muhammad SAW yang digelar di halaman kantor Pemkab Kepahiang kemarin. Menurut Bupati pihaknya akan menutup tambang tersebut sesuai dengan prosedur yang ada karena saat ini baik antara pihak pemilik tambang dan warga sudah ada kesepakatan. “Kita akan eksekusi secepatnya,” singkat Bupati. Hal senada disampaikan Wabup Bambang Sugianto SH MH. Kepada BE, Wabup menyatakan sudah sewajarnya dilakukan penutupan terhadap tambang tersebut. Selain aktivitas penambangan itu ilegal, masyarakat di sekitarnya juga sudah sangat resah. “Solusi terbaiknya yaitu tambang tersebut memang harus ditutup,” kata wabup. Ketua Komisi I DPRD Kepahiang Edwar Samsi SIP MM menyampaikan jika mengenai tindaklanjut masalah tambang pasir ini pihaknya sudah layangkan surat ke Pemkab dalam hal ini bupati yang isinya meminta agar aktivitas penambangan didaerah lubuk Penyamun tersebut segera ditutup. “Kita sudah layangkan surat kepada Bupati mengenai tindaklanjut aktivitas penambangan pasir yang meresahkan warga ini,” tandas Edwar.(505)