Tambah 10 Kontainer Sampah

coker-sampah
photo;ist

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Permasalahan volume sampah di Kota Bengkulu yang semakin meningkat, membuat Pemerintah Kota harus merumuskan rencana baru. Maka selama 5 tahun kedepan di zaman Kepemimpinan Helmi-Dedy menargetkan pengurangan sampah 30 persen. Merealisasikan rencana ini, Pemerintah kota akan membeli 10 unit bak kontainer sampah baru untuk menambah fasilitas pembuangan sampah di setiap kelurahan.

“Kita sudah menyusun rancangan untuk pengurangan sampah ini, dan ditahun depan akan dianggarkan sekitar Rp 350 juta untuk pembelian 10 unit kontainer sampah,” ujar Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kota Bengkulu, Drs Riduan MSi, kemarin (13/7).

Ia menyebutkan bahwa rencana ini sebagai tindaklanjut dari Peraturan Presiden (PP) nomor 97 tahun 2017 tentang kebijakan dan strategi nasional penglolaan sampah. Dan untuk diketahui, sampah rumah tangga yang dihasilkan oleh masyarakat Kota Bengkulu tergolong tinggi, dilihat dari data indeks yang ada setiap harinya menghasilkan sampah sebanyak 300 ton atau sebanyak 0,7 ton per orang per hari.

Selain membeli bak kontainer untuk melengkapi fasilitas di setiap kelurahan, pemkot juga memfasilitasi peralatan sampah bagi rumah tangga agar sampah yang dihasilkan tidak seluruhnya dibuang dan beberapa diantaranya dimanfaatkan untuk daur ulang.



“Kita juga menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat di tahun 2018 ini, untuk membeli kotak sampah berukuran kecil yang akan ditempatkan di setiap sudut kota,” ungkapnya.

Tak hanya itu, pemkot juga merancang adanya pengelolaan sampah disetiap kelurahan seperti menciptakan bank sampah. Maka dengan hal ini diyakini mampu merealisasikan komitmen pemkot dalam mengurangi 30 persen jumlah sampah yang ada di Kota Bengkulu. Namun, hal ini sangat dibutuhkan kesadaran masyarakat terutama dapat membuang sampah pada tempat yang nanti telah disediakan.

Menurut Kepala Bidang pengolahan sampah dan limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu, Rusman Effendi SSTP MSi, saat ini masih banyak warga yang dengan sengaja membuang sampah secara liar atau membuat Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar.

Terutama di kawasan yang memang jauh dari bak kontainer sampah, untuk itu dengan dilengkapinya fasilitas kontainer sampah 67 kelurahan ini, maka setidaknya warga tidak lagi membuang sampah sembarangan.” Di setiap TPS liar itu mungkin ada sekitar 5 ton sampah, dan kami sudah turun langsung membersihkan beberapa titik TPS liar itu. Nah, kalau itu sudah bersih kita harap masyarakat, lurah, RT setempat untuk ikut menertibkan dan mengimbau agar menjaga kebersihan. Dan dimasing-masing lokasi sudah kita taruh 1 unit bak kontainer,” paparnya. (805)