Tamanan Jangan Dipagar

ASRI/Bengkulu Ekspress
TANAM: Distan Bengkulu Selatan menggelar tanam jagung perdana di Bunga Mas yang dihadiri Plt Bupati, Selasa (11/12).

Ternak Wajib Dikandangkan

BUNGA MAS, Bengkulu Ekspress– Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi SE MM mengimbau petani di Bengkulu Selatan agar tidak lagi membuat pagar bagi tanaman mereka. Namun diirnya, mewajibkan pemilik ternak menggandangkan ternaknya.

“ Kalau tanaman tidak akan ke mana-mana, maka tidak perlu dipagar. Namun ternak wajibn dikandangkan,” katanya saat menghadiri acara Launching Gerakan Tanam dan Penertiban Ternak di Desa Padang Jawi, Bunga Mas, Selasa (11/12).

Gusnan mengatakan, Pemanfaatan pekarangan di Bengkulu Selatan tidak akan sukses, jika ternak tetap berkeliaran. Sebab dengan ternak yang tidak dikandangkan, maka tanaman petani akan rusak. Sehingga tidak bisa berproduksi maksimal. “Musuh utama tananam petani yakni ternak, selama ternak dibiarkan liar, maka program pemanfaatan pekarangan tidak akan sukses,” tandasnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta para peternak di Bengkulu Selatan dapat segera mengkandangkan ternaknya. Terlebih lagi, perda tentang penertiban hewan ternak sudah lama diterbitkan. Untuk itu, para peternak dapat mematuhinya. “Saya juga harap, peran aktif para kades dan perangkatnya agar semua peternak di Bengkulu Selatan tidak ada lagi yang melepas ternaknya,” tutup Gusnan.



Ketua DPRD Bengkulu Selatan, Yevri Sudianto yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut menambahkan, saat ini program tanamanan jagung di Bengkulu Selatan sudah mulai membuahkan hasil. Hal ini terlihat dari banyaknya babtuan bibit dan pupuk untuk petani jagung di Bengkulu Selatan.

Ditambah lagi saat ini target tanam jagung sudah mencapai 18 ribu hektar. Hanya saja, selama ini yang menjadi hama bagi tanaman jagung yakni ternak sapi, kerbau dan kambing. Oleh karena itu, dirinya berpesan, agar peternak dapat mematuhi perda yang sudah diterbitkan. “Kepada Satpol PP saya juga imbau, jika ada ternak yang berkeliaran tangkap dan berikan denda maksimal bagi pemiliknya, “ ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, Sukarni SP MM mengatakan, kegiatan kemarin merupakan gerakan tanam jagung di akhir tahun 2018. Pada kesempatan itu, juga ada penyerahan bantuan berupa tracktor, mesin perontok padi, handtracktor dan motor roda tiga dari Kementreian Pertanian RI kepada sejumlah kelompok tani.  “Semoga ke depan petani jagung di Bengkulu Selatan sukses, sehingga perekonomian masyarakat Bengkulu Selatan semakin meningkat,” harap Sukarni. (369)