Takut Tikus, Petani Telantarkan Sawah

LEBONG SAKTI, BE – Sejumlah petani di Kabupaten Lebong kini menelantarkan sawahnya. Padahal bulan ini biasanya memasuki musim tanam kedua. Mereka beralasan khawatir dengan hama tikus seperti yang terjadi saat musim tanam 2011 lalu.

“Biarlah dulu seperti ini. Bukannya tidak mau turun tanam, tapi kami takut dengan ancaman hama tikus sama seperti tahun 2011 lalu. Lihat saja petani di Desa Lemeu yang turun tanam, saat ini tanaman padi mereka mulai diserang tikus.

Apalagi, biaya untuk turun tanam tidak sedikit. Kalau habis dimakan tikus ya terbuang saja modal itu,” ucap Safuan (56) salah satu petani warga Desa Tabeak Dipoa Kecamatan Lebong Sakti ketika ditemui wartawan di sawahnya.

Dikatakan Safuan, dirinya berencana dalam waktu dekat ini akan mengolah sawahnya untuk dibuat kolam. Soalnya sudah memasuki musim penghujan. “Kalau kemarin mau ngolam susah karena kering dan tidak ada air. Nah sekarang sudah mulai musim hujan,
mungkin nanti saya akan ngolam saja dari pada nganggur saja lahan sawah saya ini,” terangnya.

Senada dikatakan Amin (48) petani lainnya. Ia memilih untuk mengerjakan kolam dibanding turun tanam kedua. “Memang biasanya di bulan haji ini lah tikus itu banyak keluar. Jadi memang tidak cocok kita turun tanam karena tanaman padi kita akan diserang hama tikus tersebut,” ujarnya.(777)