Takut Rusak, Jalan PPIP Dipagar

TAIS, BE – Jalan lingkungan dan sentra produksi pertanian di Kelurahan Dusun Baru Kecamatan Seluma yang selesai dibangun di penghujung tahun 2011 lalu, tak dapat difungsikan hingga kini. Pasalnya, infrastruktur jalan aspal lapisan penetrasi (lapen) yang dibangun dengan adan APBN melaui program PPIP tersebut dipasangi pagar supaya kendaraan tak bisa melintas. Usut punya usut, pemasangan pagar dilakukan oleh Organisasi Masyarakat (OMS) yang mengerjakan proyek itu sendiri. Alasan pemasangan pagar, karena jalan ditakutkan rusak akibat dilewati kendaraan. Akibatnya, walau jalan 200 meter menuju tempat pemakaman umum (TPU) dan sentra produksi pertanian sawah, sawit dan karet itu belum dapat dimanfaatkan warga.

Salah seorang warga yang mengaku bernama Yudin (40), mengaku kecewa atas penutupan badan jalan tersebut. Dikatakannya, percuma badan jalan dibangun, kalau tidak bisa dilewati yang dipasangi pagar. ”Untuk apa kalau jalan Cuma untuk pajangan,” katanya.
Sementara itu, Ketua OMS Dusun baru, Sudir saat dikonfrimasi mengakui kalau pemasangan pagar tersebut dilakukan oleh pihaknya. Menurutnya, pagar jalan sengaja dipasang karena pihaknya membutuhkan audit fisik dari BPKP terhadap hasil pekerjaan proyek swaklelola tersebut. ”Kalau jalan sudah dipakai sebelum diaudit, kita takut nanti ada kerusakan,” katanya. Dijelaskan Sudir, proyek jalan PPIP tersebut mengunakan dana APBN sebesar Rp 250-an juta. Pengerjaan dilakukan secara swakelola oleh masyarakat melalui OMS. Namun, instansti mitra sekaligus yang memberikan pembinaan secara langsung masih tetap dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Seluma sendiri. (444)