Takjil Bersih dari Zat Berbahaya

Takjil
ILMI/Bengkulu Ekspress
Penjabat Walikota Bengkulu, Budiman Ismaun menyaksikan pengecekan keamanan makanan untuk buka puasa yang dijual di pasar Ramadan di kawasan Padang Jati, Kota Bengkulu, Kamis (7/6) petang.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Penjabat Walikota Bengkulu, Budiman Ismaun Kamis (7/6) sore melakukan sidak ke sejumlah lapak pasar Ramadan. Salah satunya di kawasan Padang Jati, Kota Bengkulu.

Penjabat Walikota datang bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Susilawaty, Kasi Pengujian Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawan Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu, Sasra, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu, Dewi Dharma mengecek makanan yang dijual pedagang.

Penjabat Walikota dan pihak BPOM mengambil beberapa sampel makanan dan minuman dan langsung mengujinya di mobil BPOM yang telah disiapkan. Beruntung, hasil uji sampel tersebut dinyatakan negatif. Artinya makanan yang dijual para pedagang takjil tersebut aman dari bahan berbahaya maupun zat kimia.



“Kita sudah melakukan sidak ke 14 tempat, termasuk yang ini, dan hasilnya sangat baik karena tidak kita temukan bahan berbahaya maupun zat kimia dalam makanan yang dijual. Ini bukti masyarakat sekarang sudah sangat cerdas dan sadar dengan bahaya zat-zat kimia tersebut,” ujar Sasra.

Penjabat Walikota Bengkulu juga sangat mengapresiasi hasil pemeriksaan tersebut. Ia pun berharap BPOM dapat secara rutin melakukan pengecekan terhadap makanan-makanan yang dijual, tak hanya di bulan Ramadan saja.

“Alhamdulillah hasilnya negatif, tentunya ini hasil yang sangat kita harapkan. Artinya tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari makanan-makanan yang dijual ini. Kita juga berharap BPOM bisa secara rutin melakukan pengecekan seperti ini meski sudah tidak dalam bulan Ramadan lagi,” tandasnya. (ibe)