Tak Peduli, Mobnas Dibiarkan Rusak

Salah satu mobil desa yang mengalami kerusakan.

TAIS, bengkuluekspress.com – Kurangnya rasa memiliki dan tidak ada kepedulian akan kendaraan dinas yang dibeli dengan uang negara membuat kendaraan dinas cepat rusak. Sebanyak 17 unit kendaraan dinas milik operasional kepala desa “dibiarkan” rusak, sehingga dalam waktu dekat kendaraan tersebut akan dilakukan penarikan.

“Kita sudah mencatat dan dalam waktu dekat kendaraan itu akan kita tarik untuk dikandangkan,” tegas Kepala Dinas Perkim Seluma, Erlan Suadi SP MAk kepada wartawan.

Ditegaskan, jika kendaraan operasional Kades ini sudah tidak bisa di pergunakan lagi dan kondisi saat ini sudah rusak berat. Hal ini juga dipastikan tidak adanya rasa tangung jawab untuk memelihara dan merawat, sehingga kerusakan semakin bertambah. Buktinya, kendaraan desa lainya masih bisa dipergunakan dan terawat. Termasuk rutin membayar pajak tahunan kendaraan.

“Jadi desa bisa mengalokasikan anggaran untuk operasional kendaraan termasuk operasional, buktinya 60 desa bisa merawat kendaraan dinasnya,” imbuhnya.

Menurut Erlan, sebagian besar yang rusak tersebut adalah kendaraan pedalaman. Seperti Desa Sinar Pagi, Desa Napal, Desa Lubuk Resam, sehingga penarikan pun akan dilakukan secepatnya. Karena ini juga bagian menindaklanjuti akan aset bergerak yang selalu menjadi temuan BPK.

“Secepatnya kita jemput, jadi kepala desa yang kendaraan tidak bisa merawat akan kita tarik,” tegasnya.

Ditambahkan, kendaraan operasional untuk desa tidak hanya tercatat di Dinas Perkim saja, namun juga tercatat di Dinas PUPR Seluma sebanyak 15 unit. Menurutnya, kendaraan yang di Dinas PUPR Kartu Inventaris Barang (KIB) tercatat d PUPR dan juga terdapat kerusakan.

“Kendaraan operasional desa yang KIB-nya di PUPR juga banyak rusak. Salah satunya di Desa Pasar Seluma yang masih dikuasai oleh mantan Kades,” tegasnya. (333)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*