Tak Kuat Nanjak, Bus Sriwijaya Terguling, 10 Penumpang Selamat

TERGULING: Kondisi mobil Bus PO Sriwijaya saat terguling di Tebing Bayur Desa Air Long Kecamatan Maje, karena tidak kuat menanjak, Jum’at (6/11).

MAJE, bengkuluekspress.com – Lantaran tak kuat menanjak tebing, satu unit bus PO Sriwijaya tujuan Lampung – Bengkulu, terguling di Tebing Bayur Desa Air Long Kecamatan Maje. Dalam insiden ini 10 orang yang ada dalam bus selamat, meski beberapa orang mengalami cidera ringan.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (06/11) sekitar pukul 05.01 WIB. Saat itu PO Sriwijaya Nopol BD 7132 LE melaju dari arah Lampung menuju Bengkulu. Dimana saat sopir 2 Hajrisoni (24) warga Kelurahan Bentiring Kota Bengkulu menggantikan posisi sopir 1.

Saat itu mobil melaju membawa 8 penumpang dan dua sopir tujuan Bengkulu. Dari bawah dirinya sudah memasang persneling gigi 2 dan berniat mengganti posisi gigi mobil. Hanya saja saat itu mobil malah selip dan tak mampu berpindah persneling, sehingga kendaraan berhenti dan mundur. Melihat hal itu sopir berupaya banting stir untuk menghindari agar tidak terjun ke jurang.

“Mobilnya nggak kuat nanjak, saya ganti porseling, namun malah mati dan mundur,” ujar sang sopir, kemarin.

Sementara itu, Kapolres Kaur Polda Bengkulu AKBP Dwi Agung Setyono SIK MH melalui Kasat Lantas Iptu Agus Antoni SH membenarkan insiden kecelakan itu. Menurutnya kemarin anggotanya sudah mendatangi lokasi dan mengatur arus lalu lintas dan berupaya untuk dapat mengevakuasi kendaraan. Hal ini mengingat posisinya berada ditikungan dan tanjakan. Selaian itu juga kondisi mobil terbalik dan membutuhkan evakuasi cepat.

“Untuk penumpang ada yang mengalami luka lecet namun sudah dibawa ke Puskesmas dan sudah melanjutkan perjalanan ke Bengkulu menggunakan mobil lain,” ujarnya.

Ditambahkan Kasat, dari hasil olah TKP dikatakan Kanit pengakuan sopir hal ini terjadi karna gagal pindah porseling yang dilakukan oleh sopir sehingga kendaraan mengalami mati dan mundur. Insiden ini hendaknya menjadi pelajaran sejumlah sopir untuk lebih waspada terutama kendaraan dengan tonase tinggi untuk dapat lebih berhati hati saat menanjak tebing.

“Kita minta kepada pengendara agar waspada terutama saat menanjak, bila tidak yakin gunakan porsling rendah dari awal menanjak supaya kejadian serupa tidak terjadi lagi,” tandasnya. (618)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*